Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 6 Oktober 2022 episode ke 14 Tahun ke 3 dengan tema: Peran Anggota DPRA dalam Memperjuangkan JKA yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Haili Yoga Penanganan Kasus Stunting Bukan Hanya Tugas Dinkes

FB_IMG_1663556052709
A A A

ACEHIMAGE.COM - Penjabat ( Bupati) Kabupaten Bener Meriah, Drs Haili Yoga hadiri undangan rapat koordinasi (Rakor) tim teknis panel manajemen kasus stunting di Hotel Harmoni, Kota Langsa. Minggu 18 September 2022.

Bukan hanya sekedar hadir, Pj Bupati Bener Meriah tersebut menjadi narasumber testimoni praktek baik pelaksanaan audit kasus stunting di Kabupaten Bener Meriah.

Acara yang digelar BKKBN Provinsi Aceh dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para peserta dari 12 Kabupaten/Kota se-Aceh.

Dihadapan para peserta, Haili Yoga memaparkan hasil kinerja Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam menciptakan gebrakan dan inovasi terhadap penanganan kasus Stunting di daerah penghasil kopi arabika Gayo itu.

"Upaya yang kami lakukan, yakni membentuk sebuah kolaborasi yang mengikut sertakan semua pihak mulai dari Forkopimda, tokoh ulama, Instansi Vertikal, Forkopimcam, dan bahkan turut melibatkan para pengusaha kopi," kata Haili Yoga

Haili Yoga juga menyampaikan, perlunya sebuah pemahaman dan peran dari pada semua unsur.

"Artinya hal yang paling penting kita lakukan adalah memastikan masyarakat memahami apa itu stunting dalam waktu dekat, bukan hanya menurunkan stunting dalam waktu dekat. Insya Allah dengan menjadikan semua pihak memahami apa itu stunting maka jauh ke depan stunting dapat dikendalikan," ujarnya.

Menurut Pj Bupati Bener Meriah itu, stunting adalah permasalah kita bersama bukan permasalah satu atau dua instansi saja,“awalnya kami juga berfikir kalau stunting adalah urusan Dinas Kesehatan saja, namun setelah menduduki jabatan pimpinan baik sebagai Sekretaris daerah dan Pj Bupati Bener Meriah kami menyadari bahwa stunting dapat dikendalikan dengan melibatkan semua pihak tanpa terkecuali,”ungkap Haili Yoga.

Peran Leadership melalui optimalisasi kebijakan adalah penentunya, karena berdasarkan data Tim audit kasus stunting (AKS) Kabupaten Bener Meriah, permasalahan terbesar ada pada kurangnya pemahaman masyarakat terhadap apa itu stunting serta pola asuh dan gaya hidup, maka mindset ini yang harus kita perbaiki dahulu dengan memberdayakan semua sumber yang ada. Tambanya

Power pimpinan harus dimanfaatkan dalam menciptakan komitmen bersama dan merangkul semua kalangan sehingga dengan mudah kita dapat membuat program-program inovasi dalam upaya percepatan penanganan stunting.

"Semua program yang telah terlaksana di Kabupaten Bener Meriah yang kami paparkan malam ini adalah hasil sebuah komitmen yang baik. Semoga program-program ini dapat bermanfaat juga bagi daerah lain, apabila dapat disesuaikan di kabupaten/kota masing-masing silakan ditiru dan kami akan siap membantu karena juga untuk mengendalikan kasus stunting di Aceh harus kita lakukan bersama tidak cukup hanya tertumpu pada Kabupaten/Kota tertentu saja, " tandas Yoga

Insya Allah 2024 kita optimis target Nasional stunting 14 persen dapat kita capai bahkan melampauinya. Bersama kita bisa. Pungkas Yoga.[]

Komentar

Loading...