Mantan Ketua Umum Persiraja, Asri Sulaiman, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 29 November 2021 episode 29 Tahun ke II dengan tema: Gagal Mentas Di PORA, Sepak Bola Banda Aceh Semakin Terpuruk, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Jadi Pemateri

Haili Yoga Minta Hasil Webinar dengan DJKN ada Eksekusi Bukan Sekedar Seremoni

IstimewaSekda Bener Meriah Menjadi Pemateri Webinar
A A A

BENER MERIAH – Seketaris daerah Kabupaten Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi menjadi pemateri mengenal kopi gayo organik terbaik dunia dalam webinar yang diselengarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Webinar tersebut dilaksanakan melalui aplikasi zoom meeting, Kamis, 29 Juli 2021.

Webiner yang diadakan oleh DJKN tersebut, dimoderatori oleh Welmi yang menjabat Plt Kepala Bidang Lelang, menghadirkan Joko Prihanto Direktur Lelang DJKN, Kepala Kanwil DJKN Aceh Syukriah HG, Armia Ahmad Ketua AEKI Aceh, Kepala Subdirektorat Bina Lelang III. Dalam kesempatan itu, Haili Yoga menyampaikan, peran industry kopi dalam mengerakan perekonomian daerah.

Kepada peserta webinar, Haili Yoga menjelaskan penduduk Dataran Tingi Gayo (DTG) mayoritas petani kopi, bahkan hampir 100 persen penduduknya sebagai petani. “Termasuk saya sendiri juga sebagai petani kopi, sehingga masyarakat DTG sudah sangat faham dengan kopi Gayo,” kata Haili Yoga

Haili Yoga menambahkan, yang menjadi daya tarik, bahwa semua hamparan kebun kopi di Bener Meriah milik pribadi masyarakat, bukan milik suatu perusahaan, sehingga saat ini seluruh petani kopi di kabupaten tersebut sudah sangat paham tentang kopi.

“Terkait krisis moneter yang pernah melanda negeri ini pada tahun 1997 yang mengakibatkan mata uang rupiah turun. Namun dampak tersebut tidak terlalu dirasakan oleh warga Bener Meriah, karena saat itu kopi dihargai dengan mata uang dollar yang saat itu naik, namun, hal tersebut tidak terus menerus terjadi seperti itu, makanya kami selaku Pemerintah daerah terus menerus memberikan edukasi bagaimana tata kelola kedepan, agar kita tidak lagi menjadi penonton dalam kopi kita,” terang Sekda.

Lanjut Haili Yoga, bahwa peran dari Kakanwil DJKN sangat diharapkan, apa lagi ditengah pandemi saat ini, inovasi sangat dibutuhkan untuk mengerakan kopi Gayo. Ia juga berharap dengan program DJKN semoga dapat tercapai dengan baik.

“Kami berharap kepada  pak Joko Prihanto  selaku Direktur Lelang DJKN agar kegiatan hari ini tidak saja sebatas seremonial, namun hendaknya acara kita hari ini ada hasil yang langsung bisa dieksekusi, sehingga dari kegiatan kita ini kami berharap masyarakat tidak lagi menjual kopi secara manual akan tetapi penjualan secara ITE atau transaksi secara elektronik, sehingga harga kopi menjadi semakin baik,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Haili Yoga juga menyampaikan sejumlag program yang dicanangkan oleh Pemkab Bener Meriah dalam  mengidukasi kopi Gayo guna peningkatan pertubuhan ekonomi para petani dan pelaku bisnis kopi di kabupaten tersebut, salah satunya dengan program Kampung wisata kopi Gayo. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...