Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Walaupun Surat Edaran Telah Dicabut

Gugatan Terhadap Plt Gubernur Tetap Berlanjut

FACEBOOK SYAKYASyakya Meirizal saat menggelar aksi di depan kantor gubernur Aceh
A A A

BANDA ACEH - Meski Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, telah mencabut Surat Edaran Gubernur Nomor 540/9186 tentang Program Stickering, tidak membuat langkah Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GERAM) berhenti (mecabut gugatan).

Dimana sebelumnya 24 warga Aceh yang tergabung dalam GERAM menggugat Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah ke Pengadilan Negeri Banda Aceh terkait kebijakan stickering BBM berdasarkan surat edaran Gubernur Aceh Nomor 540/9186.

Gugatan ini didaftarkan oleh para penggugat yang dipimpin inisiator Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GERAM) Syakya Meirizal ke PN Banda Aceh pada Senin (5/10/2020) lalu.

Syakya Meirizal yang dihubungi oleh acehimage.com pada Jumat (16/10/2020) malam secara tegas mengatakan tidak akan mencabut gugatan walaupun Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, telah mencabut Surat Edaran tersebut.

"Iya, kita tidak akan mencabut gugatan, kecuali dihentikan oleh Pengadilan," kata Syakya.

Sementara Gugatan class action terhadap Plt Gubernur Aceh terkait kebijakan stickering BBM melalui Surat Edaran No. 540/9186 yang diajukan oleh 24 penggugat akan disidang pada Senin (19/10/2020) mendatang.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...