Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Gubernur Ground Breaking Peningkatan Jalan Aceh Selatan-Singkil

ISTIMEWAGubernur Aceh, Ir.Nova Iriansyah MT melakukan Ground Breaking
A A A

ACEH SELATAN - Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama peningkatan ruas jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil, di Kemukiman Bulohseuma, Kecamatan Trumon, Kamis (4/2/2021).

Ruas jalan tersebut, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I), Peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II) dan Peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti (Segmen III). Seluruh proyek tersebut merupakan pekerjaan yang dilakukan menggunakan skema kontrak multiyears atau tahun jamak.

Pengerjaan proyek itu ditandai dengan pengujian alat berat grader oleh Gubernur Nova disaksikan Bupati Aceh Selatan Tgk Amran bersama istri, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, anggota DPRA, pejabat Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRK Aceh Selatan, para Kepala SKPK, para kontraktor pelaksana proyek.

Gubernur Nova yang datang bersama Istri, Dyah Erti Idawati, pada kesempatan itu menyebutkan, percepatan pembangunan Jalan Provinsi di seluruh Aceh termasuk Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil, dibangun menggunakan sistem kontrak tahun jamak dari tahun 2020 sampai dengan 2022.

“Semua proyek peningkatan jalan ini ditargetkan rampung paling lambat Desember 2022,”kata Gubernur.

Dengan selesainya pekerjaan ketiga ruas jalan tersebut, akan memberikan dampak lancarnya arus lalu lintas antara Trumon Kabupaten Aceh Selatan dengan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil.

“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program infrastruktur Pemerintah Aceh dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,”ucapnya.

Gubernur juga berpesan kepada para kontraktor pelaksana agar jalan tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Selain itu, Gubernur juga berharap agar pembangunan jalan tersebut didukung penuh oleh seluruh masyarakat Aceh Selatan dan Aceh Singkil. Sehingga pelaksanaannya dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dalam waktu yang sama juga, Gubernur Nova di lokasi tersebut juga mendapatkan laporan dari Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, yang menyebutkan bahwa, di sepanjang jalan tersebut masih membutuhkan perbaikan sejumlah jembatan. Jembatan-jembatan itu akan menyempurnakan keberadaan jalan yang menghubungkan beberapa daerah di dua kabupaten tersebut.

“Tadi Pak Plt Kadis PURP menyebutkan masih banyak jembatan yang belum masuk ke dalam paket multiyears ini. Nah, saya berkomitmen pada anggaran tahun 2022, seluruh jembatannya juga akan kita selesaikan,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi dalam penjelasannya di hadapan Gubernur menjelaskan, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I) dilaksanakan oleh PT. Wirataco Mitra Mulia dengan nilai kontrak Rp129,4 miliar.

Panjang ruas jalan tersebut yaitu 36,60 Km, dimana sepanjang 25 Km akan dilakukan penanganan AC-BC. Sedangkan sisanya sepanjang 11,6 Km dengan kondisi perkerasan saat ini akan dilaksanakan pengaspalan AC-WC.

Peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II), dilaksanakan oleh PT. Sapta Unggul dengan nilai kontrak Rp120,9 miliar.

“Panjang ruas jalan 16,65 Km, dengan kondisi permukaan jalan masih tanah dasar dan akan dilakukan pengaspalan dengan project multiyears ini,” Kata Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi.

Kemudian, peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti yang dilaksanakan oleh PT Pirimbilo Permai dengan nilai kontrak Rp68,9 miliar. Panjang ruas jalan tersebut yakni 42,00 Km, dengan kondisi yang sudah teraspal sepanjang 24,25 km (AC-BC).

“Sisa yang belum teraspal sepanjang 17,75 km (tanah dasar) akan dilaksanakan pengaspalan dengan project multiyears ini sepanjang 8,50 km, sedangkan sisa sepanjang 9,25 Km hanya dilakukan penanganan dengan perkerasan Urugan Pilihan. Pengaspalannya akan diupayakan dalam anggaran di masa mendatang,"ucapnya.

Sebelumnya, ground breaking peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet yang dilakukan pada Rabu, (3/2/2021). Selain itu, pada hari bersamaan Bapak Gubernur juga meresmikan pembangunan Jembatan Krueng Teukuh yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kuala Bate dan Babah Rot, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...