Zikrayanti, MLIS, PhD (Cand) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 23 September 2021 episode 10 Tahun ke II dengan tema: Terkait Vaksin Siswa, Wali Murid Minta Gubernur Pecat Kadisdik Aceh, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Di DPRK Banda Aceh

Golkar Gagal Bentuk Fraksi

AK JailaniZaini Yusuf dalam pidatonya menyatakan PNA bergabung dengan Nasdem di DPRK Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH - Partai Golongan Karya (Golkar) gagal membentuk fraksi di DPRK Banda Aceh setelah Partai Nanggroe Aceh (PNA) menarik diri dari gabungan bersama itu.

PNA memilih untuk bergabung ke Fraksi Nasdem di Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh.

Dikarenakan syarat untuk membentuk satu fraksi harus memiliki 4 anggota. Sementara perwakilan dari Partai Golkar hanya beranggotakan 3 orang. Itu sebabnya mareka dalam rapat paripurna penetapan fraksi-fraksi gencar mempertahankan satu perwakilan dari PNA untuk bersama mareka (Golkar). Namun PNA lebih memilih bergabung dengan fraksi bersama Nasdem.

Memang sebelumnya, Plt sekwan DPRK Banda Aceh dalam membacakan surat-surat masuk, Husaini (dari PNA) sempat diusulkan oleh Dewan Pimpinan Tingkat II Partai Golkar Banda Aceh dan surat dari Dewan Pimpinan Pusat PNA untuk menjadi sekretaris fraksi gabungan Partai Golkar dan PNA.

Hal serupa, Husaini juga diusulkan oleh Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kota Banda Aceh dan  Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh Kota Banda Aceh untuk menjadi anggota fraksi bersama Nasdem- PNA.

Dalam paripurna itu, Partai Nasdem dan Golkar saling mempertahankan surat yang keduanya ditandangani oleh ketua PNA Banda Aceh, Zaini Yusuf.

Pihak sekretariat DPRK Banda Aceh sempat menghadirkan Zaini Yusuf dalam paripurna penetapan fraksi-fraksi itu. Dalam pidato klarifikasinya, adik kandung Irwandi Yusuf itu dengan suara lantang menyatakan PNA memilih untuk bergabung degan Nasdem.

Atas pilihan PNA memilih bergabung dengan Nasdem di DPRK Banda Aceh, membuat partai berlambang Pohon Beringin itu kehilangan fraksi.

Hingga saat ini, Golkar belum memilih untuk berlabuh dengan salah satu fraksi yang ada di DPRK Banda Aceh.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...