Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

GerTaK Ultimatum PT PGE Agar Profesional Jalankan Kegiatan Usaha di Aceh Utara

ISTIMEWAKoordinator Gerakan Traparansi dan Keadilan (GertaK), Muslem Hamidi
A A A

ACEH UTARA - Muslim Hamidi Koordinator Gerakan Transparansi dan Keadilan [GerTaK) mengultimatum PT Pema Global Energi (PGE) terkait proses pengadaan perbaikan jalan klaster IV yang sedang direncanakan untuk di bangun sejak tahun 2021 lalu. Namun hingga saat ini belum dilakukan bahkan informasi diperoleh soal pembangunan jalan tersebut akan di batalkan atau ditunda pengerjaanya.

"Kita mempertanyakan alasan yang tidak jelas mengapa jalan tersebut belum juga diperbaiki padahal anggaran nya sudah ada dan proses pengadaan nya juga sudah dilakukan tinggal di kerjakan."ujar Muslem, melalui press realesnya. Jumat 29 Januari 2022.

Muslem menegaskan, PT PGE diminta agar komitmen soal perbaikan jalan tersebut karena itu merupakan harapan masyarakat, bahkan sebelumnya warga juga sudah melakukan aksi Demontrasi untuk menuntut jalan tersebut segera di bangun.

Lanjut Muslem, bahkan ketua Komisi III DPRK Aceh Utara juga sudah meminta agar jalan tersebut segera dibangun dan proses pengadaan yang sedang berlangsung segera ditetapkan saja rekanan untuk dapat segera dikerjakan. Sehingga dalam hal ini apa lagi alasan pihak PT. PGE untuk tidak melakukan perbaikan jalan hingga masih menundanya.

"Kita menduga ada sesuatu yang sedang di rahasikan dan dapat merugikan publik. Jangan terkesan seperti ada kepentingan kelompok yang sangat besar sehingga dapat merugikan kepentingan masyarakat. Kita ingatkan ini."tegas Muslem.

Oleh karena nya kita mengultimatum PT. PGE untuk segera bersikap dan berpihak pada kepentingan masyarakat, jadilah perusahaan yang dicintai oleh masyarakat terutama warga desa binaan perusahaan.

lakukan seperti yang sudah diminta oleh masyarakat dan Pemerintah daerah melalui perwakilan nya di komisi III DPRK untuk segera menetapkan pemenang rekanan secara Professional dan segera bekerja untuk perbaikan jalan yang diminta.

"Jangan lukai perasaan masyarakat, karena bertindak tidak sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat, bagaikan penghinaan dengan memberi harapan palsu. Karena yang dihina tidak hanya masyarakat tetapi juga perwakilan di komisi III DPRK Aceh Utara yang sudah sejak awal bersuara."pungkas Muslem.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...