Anggota DPR Aceh HT Ibrahim ST MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menunda melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh untuk sementara waktu. Ini disampaikan Ibrahim setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang selama ini bergantung hidup di daerah tersebut. "Apalagi saat ini, sama-sama kita ketahui sedang Pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk," kata Pria yang akrab disapa Ampon Bram, Kamis (22/10/2020).

Gempa Bumi di Blang Pidie Tidak Berpotensi Tsunami

BMKGAnalisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=3,6.
A A A

BANDA ACEH - Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar Djati Cipto Kuncoro mengatakan gempa bumi tektonik di Blang Pidie, Aceh Barat Daya tidak berpotensi tsunami.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat sesar aktif,"kata Djati, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA:Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Blang Pidie

Sementara dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah BlangPidie II – III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

"Hingga pukul 23:32 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,"katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 3,6 SR mengguncang Blang Pidie, Aceh Barat Daya , Rabu (30/9) sekitar pukul 23:03 WIB.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berlokasi 24 km Barat Laut Blang Pidie. Dengan titik koordinat 3.85 Lintang Utara , 96,74 Bujur Timur.

"Kedalaman gempa tercatat 4 km," kata Djati.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...