Aktivis Perempuan, Yulindawati kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 9 Februari 2023 episode ke 50 Tahun ke 3 dengan tema: Pedagang Kaki Lima Tertindas, Benarkah LKMS Mahirah Muamalah Melakukan Praktek Lintah Darat di Nanggroe Syariah? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

APMDN Pidie

Gelar Bimtek Sertifikasi Pendamping Desa

For acehimage.comAsosiasi Pendamping Masyarakat dan Desa Nusantara (APMDN) Kabupaten Pidie Melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) sertifikasi kepada Pendamping Lokal Desa (PLD).
A A A

ACEHIMAGE.COM - Asosiasi Pendamping Masyarakat dan Desa Nusantara (APMDN) Kabupaten Pidie Melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) sertifikasi kepada Pendamping Lokal Desa (PLD).

Kegiatan yang dipusatkan di Pidie sejak tanggal 19-21 Oktober 2022 dibagi tiga gelombang, dan diikuti sebanyak 155 PLD yang tersebar di 23 Kecamatan.

Pemateri yang dihadirkan pada kegiatan tersebut adalah Sekretaris Wilayah (Sekwil) APMDN Aceh, Busra ST yang juga sebagai Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi Aceh.

Selain itu, pemateri juga disampaikan oleh Ketua APMDN Kabupaten Pidie, Zakaria HM Yusuf SHi MM, yang juga sebagai Koordinator Kabupaten (Koorkab) Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Pidie.

"Bimtek ini dilaksanakan guna mempersiapkan kemampuan PLD dalam mengikuti uji kompentesi sesuai dengan Permendesa Nomor 19 Tahun 2020 dan Kepmendes Nomor 114 Tahun 2022 Tentang Sertifikasi" kata Busra.

Dia menjelaskan, Bimtek ini sangat penting, mengingat para PLD masih banyak yang belum memahami tentang sistematika penyusunan porto folio, bukti-bukti apa saja yang harus dikumpulkan dan output apa saja yang diharapkan pada setiap kriteria unjuk kerja (KUK).

Dalam Bimbingan teknis ini, mendetailkan 8 unit kompetensi pada skema Pendamping lokal Desa (PLD) yang yang akan di uji kompetensi di depan asesor.

Sementara Ketua APMDN Kab Pidie, Zakaria mengatakan, kegiatan ini penting diikuti oleh semua Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Kabupaten pidie agar semua berkompeten sesuai yang diharapkan.

Tahun ini kata Zakaria, diharapkan kepada semua TPP dapat memanfaatkan momen ini sebagai peluang dan serius mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

"Kita akan terus memantau dan memberikan konsultasi dalam setiap proses," katanya.

Sedangkan Ketua APMDN Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan menyampaikan, seluruh TPP Aceh wajib kompeten sebagai syarat untuk dilanjutkan kontrak sebagai TPP di Kemendesa.

"Semua TPP Aceh wajib menyandang status kompoten, dengan ini kita berharap semua TPP serius menyiapkan dokumen portofolio yang akan diuji kompetensinya oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) nantinya," tegas Fahmi.

Tahun ini kata Zulfahmi, Aceh mendapat kuota sebanyak 270 orang PLD yang akan diuji kompentensinya dan kesempatan ini perlu dimanfaatkan oleh PLD untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

Syah Reza, mewakili PLD menyampaikan, kegiatan Bimtek yang dilaksanakan oleh APMDN sangat membantu para PLD dalam menyiapkan berkas portofolio yang dibutuhkan saat uji kompetensi pertengahan November nantinya.

"Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada APMDN yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini," ucapnya.[]

Sumber:Rilis
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...