Pengamat Lingkungan Hidup dan Hukum Lingkungan, Muhammad Nur kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 12 Desember 2022 episode ke 33 Tahun ke 3 dengan tema: Hutan Aceh Habis Dibabat, Tambang Illegal Investasi Bodong? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari, M.Lit.J, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat

Gelar Apel Siaga Karhutla

Diskominfo Aceh BaratApel Siaga
A A A

ACEHIMAGE.COM - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar apel siaga pasukan Damkar dan prasarana penanggulangan Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) Kabupaten Aceh Barat tahun 2022 yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat H Ramli MS di lapangan Teuku Umar Meulaboh, Senin, 30 Mei 2022.

Pada kesempatan tersebut Bupati Aceh Barat selaku Inspektur Apel didampingi Kapolres Aceh Barat dan Dandim 0105 Aceh Barat melakukan pemeriksaan langsung kelengkapan atribut dan peralatan penanggulangan Karhutla yang tersedia sekaligus menyematkan pita operasi kepada personil penanganan Karhutla.

"Apel ini bertujuan untuk memeriksa kesiapsiagaan pasukan dan prasarana penanganan Karhutla di Kabupaten Aceh Barat," ucap Ramli MS dalam amanatnya.

Ia mengatakan hal ini merupakan bentuk sinergitas serta komitmen bersama dalam upaya penanggulangan bencana khususnya kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, kesuksesan penanggulangan karhutla bukan hanya keberhasilan pemerintah daerah semata, melainkan kesuksesan bersama yang melibatkan seluruh elemen terkait serta komponen masyarakat ujarnya.

Ramli MS menjelaskan Kabupaten Aceh Barat memiliki kawasan hutan dan lahan gambut yang cukup luas sehingga rawan akan ancaman karhutla. Bahkan, kata dia, Karhutla sudah sering terjadi dan terus berulang dari waktu ke waktu, disebabkan oleh kondisi cuaca dan banyaknya masyarakat atau perusahaan yang membuka lahan dengan cara membakar tuturnya.

Untuk itu, perlu perhatian khusus agar ancaman Karhutla dapat dicegah dan ditangani secara terpadu dan terkoordinasi, salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah pencegahan yang melibatkan 3 pilar diantaranya keuchik, bhabinkamtibmas, dan babinsa guna melakukan pencegahan lebih awal, sehingga karhutla tidak sampai meluas ujarnya.

"Kami berharap kepada seluruh personel dan jajaran damkar yang terlibat, agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku" harap Ramli MS.

Disamping itu, ia juga meminta untuk rutin melakukan pengecekan terhadap kesiapan petugas dan personil penanggulangan karhutla serta kondisi peralatan, termasuk mengaktifkan pos komando data dan informasi, serta penguasaan medan seperti lokasi titik api, jalan, sungai, maupun sumber air pungkasnya.

Apel siaga tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, para asisten, para Kepala SKPK, serta para petugas pemadam kebakaran dari unsur terkait.[]

Komentar

Loading...