Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Flofa Aceh Bantu Pelaku Usaha Mikro di Aceh Utara

SAID AQIL .
A A A

LHOKSEUMAWE – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Flora dan Fauna (Flofa) Aceh, Rabu (24/2) membantu modal usaha kepada Pelaku usaha mikro di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan bersumber dari Nutrisi Tanaman Ground-E peduli tersebut diharapkan dapat meringankan beban pelaku usaha di tengah musibah pandemi Covid-19.

Bantuan tersebut diserahkan secara untuk mengembangkan usaha menjahit kepada Mariana,(38), warga Gampong Awe, Kecamatan Syamtalira Aron. "Pelaku usaha mikro perlu dibantu agar bisa berkembang," jelas Ketua LSM Flofa, Darwis Kuta.

Dijelaskan, menurutnya selama ini Mariana Cuma berprofesi menjahit pakaian warga sekitanya. Sehingga penghasilan yang diterima juga terbatas. Untuk itu dengan adanya bantuan Ground E Peduli diharapkan dapat membantu membantu usahanya.

“Kami membantu uang senilai Rp7 juta, modal usaha ini untuk membatu warga yang terpuruk akibat krisis ekonomi. berasal dari perusahaan nutrsisi tanaman Ground-E. Bantuan ini diutamakan bagi warga yang sedang mengembangkan usaha mikro. "Bagi pengusaha mikro, penggunaan dana bantuan jelas. Sehingga sangat tepat dibantu modal usaha," imbunya.

Selain membantu modal usaha, Ground-E juga aktif membantu kegiatan petani sawah dan petani cabai di Aceh Utara dan beberapa kabupaten lainya. Flofa membantu petani meningkatkan hasil panen. Dan menghematkan penggunaan pupuk bagi petani. Dengan mengurangi pupuk, sehingga biaya untuk tanaman lebih sedikit.

Dicontohkan seperti Petani di Gampong Seulunyok, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, mengembangkan tanaman cabai untuk bertahan, di tengah pandemi Covid-19. Dengan bantuan nutrisi jenis Ground-E dari Flofa, petani dapat meningkatkan hasil tanaman cabai

Dalam kesempatan itu Darwis Kuta juga menjelaskan, di masa pandemi Covid-19, petani harus pandai memilih kebutuhan yang efektif. "Seperti yang dilakukan warga Nibong, karena pupuk NPK mahal, dia menggantikan memilih nutrisi tanaman Groud - dan mengkombinasi dengan pupuk urea," jelasnya.

Dengan menggunakan nutrisi jenis Ground-E, ternyata lebih murah karena menggandung unsur hara lengkap. Selain itu, menggunakan nutrisi tanaman dapat menekan biaya penggunaan pupuk 50 sampai 70 persen.

LSM FloFa selama ini telah berkeja sama dengan berbagai pihak untuk membantu petani. Seperti, bersama Babinsa dari Korami membantu petani sawah di Aceh Utara. Kegiatan serupa juga dilakukan Lhokseumawe, Bireuen dan sejumlah kabupaten lainya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...