Pimpinan Pesantren Darul Mujahiddin Kota Lhokseumawe, Tgk Muslim At Thahiri menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 18 Agustus 2022 episode ke 104 Tahun ke II dengan tema: Festival Ekonomi Syariah Yang Tidak Syariah, Masyarakat Kecam Bank Indonesia? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Polisi

Tetapkan Satu Orang Tersangka Diduga Pembuang Bayi

ShutterstockIlustrasi
A A A

ACEHIMAGE.COM – Pihak kepolisian Polres Bener Meriah melalui Unit Reskrim Polsek Timang Gajah berhasil menangkap pelaku yang diduga pembuang mayat bayi ke dalam parit di Kampung Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah pada 23 Desember 2021 yang lalu.

Dari hasil pengungkapan Reskrim Polres Bener Meriah bersama unit Reskrim Polsek Timang Gajah pelaku yang diduga membuang mayat bayi tersebut adalah seorang remaja.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Bustani kepada wartawan, Rabu, 5 Januari 2021 mengatakan pihaknya telah menetapkan pelaku diduga ibu bayi laki-laki yang ditemukan di dalam parit dengan kondisi mengenaskan sebagai tersangka.

“Anisial ibu bayi yang membuang mayat bayi ke dalam parit Kampung Umah Besi adalah J yang masih remaja, dan untuk saat ini telah kita tetapkan sebagai tersangka,“ kata Bustani.

Atas perbuatnya, sambung Bustani, tersangka akan dijerat dengan pasal 305, 306 dan 308 KUHP dengan ancaman pidana Sembilan tahun. Pun karena tersangka sangat kooperatif dan mengakui perbuatanya untuk saat ini tidak kita tahan. Jelas Bustani.

Sementara itu, dari keterangan Kapolsek Timang Gajah Iptu Yulizan menyebutkan, pasca kejadian penemuan mayat bayi laki-laki dengan kondisi dipenuhi jamur sekujur tubuhnya di dalam parit yang diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan, kita telah menetapkan satu orang tersangka yang diduga kuat pelaku pembuang mayat bayi laki-laki di Kampung Umah Besi.

“Untuk saat ini Polisi sedang melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya terkait kasus penemuan mayat bayi di dalam parit yang terjadi pada tanggal 23 Desember silam,“ ungkap Yulizan

"Alhamdulillah kasus itu sudah ada titik terang, untuk tersangka adalah  remaja dibawah umur,” sambungnya

Dari pengakuan tersangka, ia tega membuang bayinya lantaran panik dan takut membuat malu keluarganya karena hamil dan melahirkan anak diluar nikah, sehingga ia panik dan membuang mayat anaknya ke dalam parit yang tidak seberapa jauh dari rumahnya.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...