Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Dukung UMKM Aceh Bangkit, PT Pertamina Berikan Modal Usaha Rp1,765 Miliar

HT ANWAR IBRAHIMBantuan modal untuk pelaku UMKM
A A A

BANDA ACEH - PT Pertamina menilai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian. Namun tak sedikit, UMKM yang mengalami kesulitan di tengah pandemi ini.

Namun untuk mendukung UMKM kembali bangkit, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menyalurkan dukungan bantuan modal usaha yakni dana bergulir sebesar Rp 1,765 miliar.

Bantuan tersebut diberikan oleh Pertamina melalui Program Kemitraan (PK) Pinky Movement kepada 21 UMKM di wilayah Aceh.

Penyaluran Program Kemitraan ini diserahkan secara simbolis oleh Pjs. SAM Retail Aceh, Afriana kepada salah satu Mitra Binaan (MB) Wahda, bertempat di Hotel Kyriad Muraya, Jalan Teuku Moh Daud Beureueh No.5, Laksana, Kec. Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (19/12/2020).

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR I, Taufikurachman mengatakan Program Kemitraan ini kami harap dapat membantu para UMKM agar dapat bangkit dari dampak pandemi, sehingga menjadi penggerak perekonomian di wilayahnya.

"Program Pinky Movement ini tentunya untuk membantu para UMKM dan pangkalan agar mereka bisa berdaya saing tinggi dan tangguh apalagi di tengah pandemi ini," ujar Taufikurachman.

Ia menuturkan program kemitraan Pinky Movement ini merupakan program pinjaman modal usaha yang membidik UMKM outlet LPG agar mengembangkan bisnisnya dengan menjual LPG non subsidi.

Selain itu di peruntukan bagi UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG non subsidi.

Diberikan pelatihan dan pendampingan

Disamping pemberian pembiayaan atas usaha mereka, UMKM juga mendapatkan pembinaan berupa pelatihan sehingga dapat meningkatkan kompetensi bisnisnya.

"Di wilayah Aceh ini, jumlah pinjaman modal usaha yang kita berikan kepada UMKM itu bervariasi mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 150 juta. Kita juga memberi pelatihan, pembinaan, dan pendampingan kepada mitra binaan Pertamina agar mereka semakin maju," ucapnya.

Bagi UMKM yang berminat mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement dapat mengakses situs www.pertamina.com/id/program- kemitraan dan email ke pcc135@pertamina.com serta menghubungi Pertamina call center 135.

Sementara itu, mitra binaan sekaligus pemilik Pangkalan UD Zakiyya, Musliadi mengucapkan terima kasih kepada Pertamina MOR I dan Pertamina Sales Area Retail Aceh yang telah memberikan pinjaman modal.

Hal senada juga diungkapkan penerima program Pinky Movement di Aceh, Musa. Ia mengucapkan terima kasih untuk Pertamina karena telah memberinya tambahan modal usaha.

Diakuinya, usaha LPG ini sudah digelutinya lebih kurang selama lima tahun.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...