Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Dua Unit Rumah Tertimbun Longsor di Timang Gajah

ISTIMEWADaua unit rumah tertimbun longsor
A A A

BENER MERIAH - Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021).

Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun.

Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Sementara gudang yang tertimbun tersebut diketahui milik Abdul Yakup.

Menurut Anwar, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 17.30 wib. Beruntung dalam musibah itu tidak ada korban jiwa.

BACA JUGA:Dana Hibah COVID-19 Dinilai Tidak Menguntungkan Masyarakat Banyak

"Pasca kejadian itu kita langsung memerintahkan anggota turun kelapangan untuk melakukan pendataan,"kata Anwar.

Saat ini TRC dibantu TNI-POLRI melakukan membersihkan puing-puing bangunan yang dampak longsor.

Anwar menghimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah yang rawan longsor.

Sementara itu Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kapolsek Timang Gajah, Iptu H Selode Ilen menjelaskan, akibat diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi beberapa hari lalu telah mengakibatkan tebing ambals di Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah.

"Laporan yang kita terima dari personel yang berada di lapangan, tebing tersebut longsor dengan ketinggian lebih kurang 12 M dan panjang lebih kurang mencapai 15 M," kata Iptu Selode Ilen.

Kemudian, longsor tersebut menimpa tiga unit rumah di bagian belakang yaitu milik Abdullah Yakup, Musliadi dan Mukhlis Reje Kampung Lampahan Timur

Namun demikian untuk kejadian tidak menimbulkan korban jiwa tapi kerugian materi dari tiga unit rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp30.000.000.

LIHAT JUGA: 

Ekspor Kopi Gayo Sangat Tertekan Sepanjang 2020

Sedikit Ugal-ugalan dalam Mengambil Kebijakan

Sedikit Ugal-ugalan dalam Mengambil Kebijakan

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...