Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Dua Calon Wakil Bupati Bener Meriah Sampaikan Visi Misi

SAMSUDDINRapat paripurna istimewa DPRK Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Dua calon Wakil Bupati Bener Meriah sisa jabatan 2017-2022, Dailami dan Yusrol Hana menyampaikan visi dan misi masing-masing dalam sidang Paripurna Istimewa yang digelar DPRK Bener Meriah, Kamis ( 7/1/2021).

Sesuai nomor urut undian, kedua Cawabup itu mendapat kesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya dihadapan seluruh yang berhadir mengikuti sidang rapat paripurna istimewa tersebut.

Tampil dengan urutan pertama, Cawabup Bener Meriah nomor urut 1 Dailami menyampaikan, terjadinya kekosongan jabatan Wakil Bupati Bener Meriah telah menyebabkan Bupati Berner Meriah sedikit merasa kewalahan dalam menjalankan tugasnya sehari-hari dan harus menangani semua sector.

Sehingga sebagai salah satu persyaratan pemilihan Cawabup sisa jabatan 2017-2022 yakni menyampaikan visi dan misi sebagai Calon Bupati yang digelar dalam rapat paripurna istimewa ini.

Menurut Dailami, visi adalah arah pandang masa depan terhadap pembangunan daerah yang ingin dicapai, lahirnya visi merupakan suatu jawaban terhadap isu strategis atau menjawab berbagai permasalahan pembangunan.

“Visi saya sebagai calon wakil bupati sisa masa jabatan 2017 -2022 adalah memperkuat visi yang sudah ada yaitu, Memperkuat Bener Meriah Harmoni, Maju dan Sejahtera,” kata Dailami.

Lanjutnya, sedangkan misi adalah, memperkuat dan membantu Bupati untuk mewujudkan, Pelaksanaan Syariat Islam secarah Kaffah, pelayanan prima sebagai wujud Reformasi Birokrasi, Infrastruktur public yang berkeadilan, Tata kelola pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan, Pendidikan berkualitas dan berdaya saing, Pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat, Kehidupan social kemasyarakatan yang harmonis serta Perekonomian yang kuat, mandiri dan berkeadilan.

Tujuanya, sambung Dailami, mempercepat sasaran strategis yang hendak dicapai dengan melihat skala prioritas tertinggi dalam RPJM Kabupaten Bener Meriah yang akan dicapai atau yang akan dihasilkan.

Sementara itu, Yusrol Hana calon Wakil bupati dengan nomor urut 2 Yusrol Hana, menyampaikan visi dan misi Kabupaten Bener Meriah 2017 – 2022 dengan Visi, Bener Meriah Yang Islami, harmoni, Maju dan Sejahtera dengan misi Pelaksanaan Syariat Islam secarah Kaffah, Pelayanan prima sebagai wujud Reformasi Birokrasi, Infrastruktur public yang berkeadilan, Tata kelola pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan, Pendidikan berkualitas dan berdaya saing, Pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat, Kehidupan social kemasyarakatan yang harmonis serta Perekonomian yang kuat, mandiri dan berkeadilan.

Yusrol Hana juga menyebutkan tentang Undang-Undang RI No. 9/2015 Tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang No. 23/2014 tentang pemerintahan daerah.

“Visi dan Misi daerah merupakan agenda utama daerah dalam 18 bulan kedepan dan merupakan agenda prioritas, insyaallah dengan memohon ridho Allah SWT dan dukungan dari segenap masyarakat, serta para anggota DPRK, apabila terpilih kami akan berkomitmen dan akan berusaha secara optimal membantu Bapak Bupati dalam mewujudkan masyarakat Bener Meriah Yang Islami, Harmoni, Maju dan Sejahtera,” imbuh Yusrol Hana.

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan tentang isu permasalahan dan tantangan Kabupaten Bener Meriah terkini, seperti, optimalisasi penerapan syariat Islam, stabilitas penyelenggaraan pemerintahan, pemertaan pembangunan infrastruktur publik, optimalisasi tatakelola pertanian, perkebunan, kualitas SDM, dan lainnya.

Sebelumnya, dalam pidatonya, Ketua DPRK Bener Meriah, MHD Saleh menyampaikan, berdasarkan undang- undang nomor 11/2006 tentang Pemerintah Aceh pasal 54 ayat 3 yang menjelaskan apabila terjadi kekosongan wakil gubernur, wakil bupati, wakil walikota sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 yang sisa jabatannya lebih dari 18 bulan, gubernur, bupati, walikota mengusulkan dua orang calon wakil gubernur, wakil bupati dan wakil walikota untuk dipilih pada rapat paripurna DPRK dan DPRA berdasarkan usulan dari pada partai politik atau gabungan partai politik.

“Beberapa hari yang lalu kita telah menerima usulan dua calon wakil bupati yang akan ditetapkan menjadi wakil bupati Bener Meriah sisa jabatan 2017 - 2022,” kata Ketua DPRK.

“Pada hari ini kita mengadakan Rapat Paripurna tentang penyampaian Visi dan Misi dari masing-masing calon wakil Bupati masa jabatan 2017 -2022,” tambahnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...