Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag menjadi narasumber peHTem edisi Senin 9 Agustus 2021 episode 63 dengan tema: Biaya Pendidikan Dayah MUQ Pagar Air Selangit, Kucuran Dana Dayah Aceh Kemana? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Peringati Milad Ke 14

DPW Partai Aceh Bener Meriah Santuni Anak Yatim

IstimewaDPW Partai Aceh Bener Meriah bersama puluhan anak yatim
A A A

BENER MERIAH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Bener Meriah menyelenggarakan kegiatan perayaan Milad Partai Aceh ke-14 di Gedung Pusaka Linge di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Rabu, 7 Juli 2021

Dalam peringati hari jadi Partai Aceh ke-14 tersebut, DPW Partai Aceh bersama jajarannya menyatuni anak yatim dan gelar doa bersama sebabawi wujud rasa syukur atas kemajuan dan perubahan partai lokal tersebut.

Ketua Umum DPW Partai Aceh Bener Meriah, Tgk Baharudin Usman mengatakan, saat ini Partai Aceh sudah memasuki babak baru dalam perjalanannya, umur 14 tahun ini sepertinya juga telah mengubah Partai Aceh baik secara fisik maupun secara psikologis.

Menurut Tgk Bahar, perubahan yang dimaksut yakni perubahan lebih mendewasakan, dimana kita saat ini menyadari perjuangan terhadap implementasi MoU Helsinki ternyata tidak bisa berdiri sendiri, tetapi juga harus dibarengi dengan perjuangan kesejahteraan Rakyat Aceh yang nyata," Kata Tgk Bahar membacakan sambutan Ketum Partai Aceh H Muzakir Manaf

"Sebelumnya kita faham bahwa tujuan didirikannya Partai Aceh adalah untuk memperjuangkan butir-butir MoU Helsinki agar dapat terealisasi seutuhnya, karena kita sadar bahwa setelah adanya perdamaian, perjalanan pemerintahan Aceh hanya akan dapat berjalan baik dan maju bila MoU Helsinki di jalankan sepenuhnya oleh para pihak (para pihak di sini adalah RI dan GAM),” ujarnya.

“Termasuk didalam kategori baik tersebut adalah kesejahteraan rakyat Aceh, akan tetapi ternyata kondisi rakyat Aceh pasca konflik sudah terpuruk sangat dalam sehingga untuk menunggu kesejahteraan setelah terimplementasikan seluruh poin MoU Helsinki membutuhkan waktu yang sangat lama sedangkan Rakyat tidak bisa kita ajak bersabar dalam kondisi serba kekurangan dan kesusahan," Tambahnya

Ia menambahkan, pada akhirnya pihaknya berharap, proses pendewasaan yang mengiringi umur 14 tahun Partai Aceh dapat kembali membuatnya berjaya dan mendapat kepercayaan Rakyat Aceh pada Pemilu yang akan datang.

"Kondisi Aceh saat ini ketika dipegang oleh orang-orang yang bukan dari kader Partai Aceh, telah membuat rakyat Aceh terpuruk lebih dalam lagi, kekacauan-kekacauan yang terjadi seharusnya dapat di hindari akan tetapi seolah-olah dibiarkan oleh para penguasa Aceh saat ini demi keuntungan pribadi". Ungkapnya

Melalui kesempatan tersebut ia juga menyampaikan perintah kepada seluruh kader-kader Partai Aceh yang sedang menduduki jabatan politik baik di DPRA, DPRK dan Bupati/Walikota agar melakukan segala upaya untuk melawan kezaliman tersebut.

“Dan juga bagi seluruh kader serta simpatisan kedepan dapat bekerja lebih maksimal lagi untuk memenangkan Partai Aceh terutama pada pemilu 2024 yang akan datang". Tutupnya

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...