Penolakan terhadap rencana Tgk H Sarkawi mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bener Meriah terus bermunculan, jika sebelumnya penolakan tersebut datang dari HPBM dan Partai PKS, kali ini hampir seluruh unsur agama islam di daerah berhawa sejuk itu juga menyatakan sikap menolak pengunduran diri Sarkawi sebagai Bupati.

Disperindag Bener Meriah Gelar Pasar Murah

SAMSUDINPasar Murah
A A A

BENER MERIAH - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Rabu (13/5/2020) menggelar pasar murah di Kecamatan Pintu Rime Gayo, tepatnya di Kampung Blang Rakal.

Selain di Kecamatan Pintu Rime Gayo, pasar murah ini juga akan digelar di Kecamatan Bukit, Kecamatan Bandar, dan Kecamatan Gajah Putih.

Adapun item yang dijual di pasar murah berupa beras, minyak goreng, telur, dan tepung terigu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bener Meriah, Ir Nurisman menyampaikan, hari ini serentak digelar pasar murah di 23 Kabupaten/Kota termasuk di Bener Meriah.

Disebutkanya, pasar murah ini berlangsung selama 4 hari dimulai dari 13-16 Mei 2020. Hari pertama ini pasar murah digelar di Kampung Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

“Tadi masyarakat sangat antusias untuk membeli berbagai kebutuhan yang tersedia di pasar murah,” ujar Nurisman.

Selanjutnya kata Nurisman, pada Kamis (14/5/2020), pasar murah akan di gelar di Kecamatan Bukit yang dibuka mulai pukul 09.00 Wib sampai selesai selama satu hari.

“Untuk waktunya kita tentukan dari Jam 09.00 Wib hingga selesai sampai paket yang kita sediakan habis terjual, seperti hari ini selama tiga jam paket sudah habis terjual,” ungkapnya.

Kemudian pada Jumat (15/5/2020) pasar murah akan digelar di Kecamatan Bandar pada jam yang sama, dan seterusnya Sabtu (16/5/2020) pasar murah juga akan digelar di Ronga-Ronga, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.

Menurut Nurisman, harga satu paket lengkap dijual Rp 153.000/ paket yang terdiri dari beras 10 Kg dengan harga Rp 90.000, selanjutnya minyak goreng sebanyak 2 liter dijual Rp 23.000 dan telur ayam dengan harga Rp 31.000 1 papan, serta tepung terigu Rp 9.000 1 Kg.

"Namun, apa bila masyarakat mau membeli peritem bisa juga dengan harga masing-masing satuan telah diberi subsidi senilai Rp 3.000 rupiah/Kg dari harga normal, terkecuali telur perbutirinya mendapat subsidi sebesar Rp 250 rupiah,"jelas Nurisman.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...