Usia kepemimpinan Mawardi-Waled Husaini memimpin Kabupaten Aceh Besar genap tiga tahun sejak dilantik pada 10 Juli 2017 lalu. Namun hingga kurun waktu itu pasangan putih menahkodai dinilai masih belum bisa membawa daerah tersebut ke arah yang lebih cerah. Bahkan sempat muncul isu ketidakharmonisasi antara Bupati Ir Mawardi Ali dengan Wakil Bupati Waled Husaini, kemudian publik kembali bertanya-tanya di hari ulang tahun kepemimpinan mereka.

Kabar Gembira

Disdukcapil Bener Meriah Mulai Cetak e-KTP

NETIlustrasi
A A A

BENER MERIAH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bener Meriah menghimbau kepada masyarakat yang masih memegang surat keterangan (Suket) pengganti KTP Elektronik yang dikeluarkan sebelumnya maupun masyarakat yang akan melakukan perekaman e-KTP, agar segera mendatangi kantor disdukcapil untuk dicetak KTP elektronik (e-KTP).

Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bener Meriah, Sasmanto SE yang didampingi Kepala bidang (Kabid) catatan sipil Eryanto Abdus Yunus SH, kepada ACEHIMAGE.COM, Jum’at (13/2/2020) di kantornya.

Menurut Sasmanto, sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Disdukcapil Bener Meriah  yang belum genap setahun pihaknya sudah menerima blangko KTP elektronik sebanyak 3 kali, secara bervariasi yaitu tahap pertama diperoleh sebanyak 500 keping, tahap kedua 4.000, dan tahap ketiga sebanyak 8.000 keping.

Sasmanto meyakini, stok blangko KTP elektronik yang mereka miliki masih tersedia sampai bulan puasa mendatang atau sampai akhir bulan april nanti. Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat yang sudah melakukan perekaman tetapi masih memegang surat keterangan  (Suket) yang di keluarkan Disdukcapil Bener Meriah pada saat itu maupun warga yang akan melakukan rekaman  agar segera mendatangi disdukcapil untuk  mendapatkan KTP elektronik.

Kadis Disdukcapil Bener Meriah, Sasmanto,SE

"Hal itu lantaran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri)  telah melarang seluruh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk menerbitkan surat keterangan (Suket ) sebagai pengganti KTP elektronik. Hal itu sudah berlaku sejak 2 Maret 2020 lalu," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Sasmanto, dalam waktu dekat setelah dia pulang mengikuti rapat koordinasi (Rakor) di Jakarta, pihaknya akan menyurati para Camat se-Kabupaten Bener Meriah untuk menyampaikan kepada  Petugas Regestrasi Kampung (PRK) dan Reje (Kepala) Kampung yang  masih ada warga memegang  Suket untuk  dikumpulkan semua dan diserahkan kepada Disdukcapil.

"Kenapa kita tidak umumkan sekarang secara meluas, alasannya petugas kami terbatas selain itu kemampuan  mesin yang kita miliki juga  terbatas  mencetak KTP elektronik perharinya, namun setelah pulang rakor kita akan segera menyurati para camat di Bener Meriah ini,"ungkap Sasmanto.

Sementara itu menurut pengakuan Kabid  Catatan Sipil Eryanto Abdus Yunus menuturkan, pada tahun 2019 yang lalu sekitar 11 ribu surat keterangan ( Suket ) penganti KTP elektronik yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Bener Meriah lantaran pada waktu itu terkendala dengan tidak adanya blangko.

"Alhamdulilah setalah kita mendapatkan blangko yang kita jemput ke Pusat secara bertahap menurut perkiraan kita 7 sampai 8 ribu KTP elektronik dari jumlah suket tersebut telah kita cetak,"pungkasnya

“Jadi, dari data 11 ribu tersebut yang belum dicetak diperkirakan tinggal 5-6 ribu keping dan print ready record ( PRR ) atau data siap dicetak  sekitar seribuan," ujar Eriyanto.

Dia berharap, mesin pencetak KTP elektronik yang dimiliki Disdukcapil Bener Meriah tidak terjadi kerusakan agar dapat terus bekerja untuk mencetak KTP elektronik, untuk itu mesin tersebut tidak boleh dipaksakan melebihi maksimal yang dicetak perharinya.

"Kita berharap juga jaringan internet tidak terganggu meski disdukcapil punya jaringan tersendiri yaitu SIAK (sistem informasi administrasi kependudukan ) namun kalau listrik padam secara otomatis jaringan bermasalah juga,"  terangnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...