Terkait Temuan Bupati

Direktur RSUD Munyang Kute Telah Surati Rekanan

SAMSUDINRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Terkait hasil kunjungan Bupati Bener Meriah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah pada tanggal 17 Februari 2020 lalu, dimana dari kunjungan tersebut ditemukan beberapa permasalahan diruang kelas 1 seperti, kerusakan Wallpaper dinding terlepas, adanya kebocoran gas medis, rembesan air dari atap, dan timbul aroma kurang sedap yang belum diketahui penyebabnya.

Atas temuan tersebut, Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi meminta segera ditangani oleh pihak rekanan. Karena menurut Sarkawi masih adanya biaya pemeliharaan selama 6 bulan yang belum dicairkan.

Itu sebabnya, dia meminta pihak rekanan untuk segera memperbaiki, apalagi menyangkut dengan fasilitas umum.

Sementara Kabag Tata Usaha RSUD Munyang Kute, Zakaria SKM saat dikonfirmasi media ACEHIMAGE.COM, Rabu (19/2/2020) di ruang Direktur RSUD setempat mengatakan, atas kerusakan tersebut pihaknya telah menyurati direktur CV Nosario Pratama untuk segera memperbaikinya.

Namun temuan Bupati Kabupaten Bener Meriah, kata Zakaria perlu diluruskan, dimana kerusakan bukan Gedung Instalansi Gawat Darurat (IGD) tetapi ruang kelas.

“Terkait pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa temuan  kerusak itu Gedung IDG, itu kami luruskan bahwa yang rusak adalah ruang kelas satu dan kita telah menyurati CV Nosario Pratama sebagai rekanan yang mengerjakan paket Rehabilitasi Gedung THT dan Ruang Kelas,"terang Zakaria.

Lebih lanjut dikatakan Zakaria, saat serah terima proyek rehabilitasi Gedung THT dan ruang kelas 1 pada 31 Desember 2019 lalu, pekerjaan tersebut telah selesai dilaksanakan.

"Dimana pada saat itu semua dalam kondisi baik dan layak untuk di PHO, tetapi tidak diketahui kenapa bisa seperti ini,"kata Kabag TU RSUD Munyang Kute.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...