Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil enam orang yang diduga terlibat korupsi proyek pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh tahun 2017. Proyek tersebut berada di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Nama yang dipanggil secara terpisah itu ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Munawal, masing- masing Yudi Saputra ST, PPK tahun 2018.

Direksi PT PIM Baru Dipeusijuek Oleh Ulama Hingga Tokoh Masyarakat

SAID AQIL AL MUNAWARPisah sambut Direksi PT PIM
A A A

LHOKSEUMAWE - Direksi PT Pupuk Iskandar Muda yang baru Yanuar Budinorman dipeusijuek oleh alim ulama dan tokoh masyarakat Dewantara Tgk H Muhammad Sufi (Ulama), Tgk Zainuddin Basyah (Imam Besar Masjid Bujang Salim) Krueng Geukueh dan H  Abu Bakar Abbas (tokoh masyarakat Dewantara).

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Direktur Utama Komplek Perumahan PT  PIM , Krueng Geukueh. Kamis (10/09/2020).

Kegiatan tersebut seperti biasanya dilakukan sesuai adat istiadat daerah Aceh, setiap kedatangan tamu perlu dimuliakan, peusejuk merupakan salah satu ritual atau prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh, tradisi ini dilakukan untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam kehidupan.

Direksi PT PIM yang baru berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada tanggal 25 Agustus 2020 ditetapkan Yanuar Budinorman sebagai  Direktur Utama PT PIM menggantikan Husni Achmad Zaki,  Jaka Kirwanto sebagai Direktur Operasi dan Produksi mengantikan Pranowo Tri Nusantoro  dan Rochan Syamsul Hadi sebagai Direktur Keuangan & Umum, ketiga Direksi tersebut dipeusijuek bersama istri.

Sesuai Keputusan RUPS LB, jabatan Direktur SDM & Umum yang sebelumnya dijabat Usni Syafrizal ditiadakan, hal ini sejalan dengan sasaran Kementerian BUMN untuk merampingkan struktur manajemen BUMN dan anak perusahaan BUMN.

"Selain acara peusijuek Direksi baru  juga dilakukan acara Pisah Sambut Direksi baru dengan Direksi yang lama yaitu Bapak Husni Achmad Zaki, Bapak Pranowo Tri Nusantoro dan Bapak Usni Syafrizal secara sederhana dan sekaligus penyerahan memori jabatan," kata Manager Humas Nasrun.

Mengingat pandemi covid-19 di Aceh ini terus meningkat, maka acara peusijuek dan Pisah Sambut Direksi hanya dihadiri oleh internal perusahaan, tokoh masyarakat Dewantara, Muspika Dewantara beserta geuchik-geuchik Desa lingkungan serta hadir juga tokoh masyarakat Aceh di Jakarta, Abdullah Puteh.

"Acara peusijuek dan Pisah Sambut Direksi  dilaksanakan secara sederhana mengingat kondisi penyebaran covid-19 di Aceh terus meningkat, kami hanya mengundang  tokoh masyarakat Dewantara, Muspika Dewantara, dan Geuchik Desa lingkungan perusahaan dan dilaksanakan pada pagi hari," terang Nasrun.

Nasrun juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholder yang tidak hadir pada saat acara pisah sambut Direksi PT PIM. Ketidakhadiran stakeholders dalam acara tersebut maka jajaran Direksi berencana akan berkunjung untuk bersilaturrahim kepada stakeholder di Kabupaten Aceh Utara dan provinsi Aceh.

"Mudah-mudahan dengan dilakukan peusejuk terhadap jajaran Direksi PT PIM yang baru dapat memberikan kekuatan baru pula bagi Direksi PIM untuk mengelola perusahaan  lebih baik lagi sehingga PT PIM dapat berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional dan bermanfaat bagi masyarakat lingkungan maupun provinsi Aceh,"ujar Nasrun.

Sementara Husni Achmad Zaki, Pranowo Tri Nusantoro dan Usni Syafrizal dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh alim ulama, tokoh masyarakat, stakeholder, media dan seluruh karyawan yang selama ini mendukung kepemimpinannya sehingga PT PIM sampai saat ini masih berkinerja baik dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat kesalahan, kesilafan baik itu merupakan kebijakan perusahaan ataupun atas tindakan pribadi.

Direktur Utama yang baru, Yanuar Budinorman beserta Direksi lainya dalam penyampaain sambutannya juga mengharapkan dukungan dari seluruh karyawan/ti stakeholder, tokoh agama dengan saling bersinergi dan optimis yang tinggi untuk membawa PIM menuju pengembangan perusahaan yang lebih baik.

"Tanpa dukungan dari semua pihak kami tidak akan mampu untuk melaksanakan ini semuanya dan kita bekerja dengan lersahabatan," imbuhnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...