Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto usai ditangkap pada Kamis (29/10/2020). Hiendra merupakan buronan kasus suap dan penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA) sejak Februari 2020. KPK menetapkan Hiendra sebagai tersangka kasus suap dan penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Dinas Koperasi Bener Meriah Usulkan 3486 UKM dapat BLT

SAMSUDDINSekretaris Diskop dan UKM Bener Meriah, Sarahdin SE
A A A

BENER MERIAH – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kabupaten Bener Meriah hingga saat ini telah mengirimkan 3.486 berkas pengajuan para UKM kepada Kementerian Koperasi dan UKM, untuk mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai 2,4 juta rupiah.

“Sampai tahap kelima ini , kami telah mengirimkan sebanyak 3486 berkas UKM ke kementerian untuk usulan mendapatkan bantuan presiden sejumlah Rp2,4 juta, namun yang baru lulus verifikasi ke Bank sebagai calaon penerima sebanyak 630 UKM calon penerima," kata Sekretaris Diskop dan UKM Bener Meriah, Sarahdin SE, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjany, Senin (6/10/2020).

Menurut Sarahdin, untuk mendapatkan bantuan tersebut para UKM harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan Kementerian diantaranya, WNI, tidak sedang bersangkutan dengan Bank (tidak ada ambilan bank), saldo di rengkening di bawah Rp2 juta.

“Jika nanti para UKM tidak lolos terverifikasi kemungkinan mereka melanggar syarat-syarat yang telah ditetapkan, dan yang menentukan siapa yang berhak menerima adalah dari Kementerian sendiri,"jelas Sarahdin.

Kepada wartawan mantan Camat Kecamatan Bukit itu menjelaskan, Dinas Koperasi dan UKM dalam hal ini mengeluarkan data dan dikirim ke Kementerian Koperasi dan UKM namun sebelum ke kementerian, pihaknya terlebih dahulu mengirim ke BPKP jika setelah verifikasinya disana baru ke Kementerian.

"Banyak masyarakat mempertanyakan kenapa mereka tidak mendapatkan bantuan tersebut, berarti mereka melangar syarat yang telah ditetapkan. Kalau diluar itu mereka tidak dapat itu diluar sepengetahuan kita sebab kami hanya mengirimkan data mereka,"tegas Sarahdin.

Sarhadin mengungkap, hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan dari 630 UKM calon penerima yang telah terverifikasi, Selain itu hingga saat ini Dinas Koperasi dan UKM masih menerima berkas pengeusulan dari para UKM.

"Kita sendiri belum mengetahui siapa-siapa saja penerimanya karena mereka sendiri yang langsung ke bank dan bank sendiri melum memberikan rekap penerimanya kepada kita,"terangnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...