Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), Dr. Samsuardi, MA, menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 3 Oktober 2022 episode ke 13 Tahun ke 3 dengan tema: Benarkah di Bawah Tangan Alhudri Pendidikan Aceh Terpuruk? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Diduga Karena Dimarahi Orang Tua, NS Siswi SMK 2 Takengon Kabur Dari Rumah

For acehimage.comPersonel Polres Bener Meriah menemukan NS disalah satu warung yang juga kos temannya
A A A

ACEHIMAGE.COM – Diduga tidak terima dimarahi orang tuanya, NS (16) siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 2 Takengon kabur dari rumah.

NS merupakan warga Kampung Penosan Jaya, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. ia kabur dari rumah sejak 20 Agustus 2022.

Kapolres Bener Meriah melalui Kasi Humas Ipda Kemat saat dikonfirmasi acehimage.com, Jumat, 26 Agustus 2022 menerangkan, NS telah kabur dari rumah sejak 20 Agustus 2022 lalu, namun orang tua NS baru melaporkan kepada pihak kepolisian pada Kamis, 25 Agustus 2022.

“Diduga NS  kabur dari rumah karena tidak terima dimarah sama orang tuanya. Orang tua NS meminta anaknya tersebut masuk Dayah, ia mungkin si anak nggak mau, begitu informasi yang kita dapat,” kata Kemat

Kemat menuturkan, karena sudah beberapa hari NS tidak pulang-pulang pasca meninggalkan rumah, orang tuanya berupaya mencarinya namun tidak ketemu. "Pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian namun keberadaan NS tidak ditemukan, dan akhirnya melaporkan kepada pihak kepolisian," ungkap Kemat.

Menanggapi laporan orang tua NS, pihak personel Polres Bener Meriah langsung merespon dan berupaya mencari keberadaan NS. Pada Kamis 25 Agustus 2022 kemarin sekira pukul 17.31 WIB petugas melakukan penyelidikan keberadaan NS.

Petugas memperkirakan NS berada diseputaran Kampung Wih Nareh, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Dari hasil penyelidikan, NS diduga berada di salah satu warung bakso milik Ida, benar saja NS ditemukan di warung tersebut tepatnya di lantai dua tempat kos-kosan bersama temannya yakni Maharani.

"Setelah ditemukan kemudian personel membawa yang bersangkutan ke Polres Bener Meriah untuk dilakukan pemeriksaan, setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan nya tanda tanda kekerasan terhadap yang bersangkutan dan saat ini NS sudah diserahkan kepada pihak keluarga," sebut Kemat.

Kemat juga menerangkan, dari informasi yang disampaikan pihak keluarga, bahwa selama ini NS pergi sekolah selalu dari rumah.”NS itu tidak kos, setiap pagi dia ke sekolah dari rumah orang tuanya, itu info yang kita terima pihak keluarga,” terang Kemat. []

Komentar

Loading...