Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Diduga Cabuli Gadis 14 Tahun, Polisi Tangkap Dua Remaja Bener Meriah

Ilustrasi
A A A

BENER MERIAH - Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kabupaten Bener Meriah. Kali ini menimpa remaja putri berusia 14 tahun, warga Aceh Tengah. Pencabulan diduga dilakukan FR (19) dan H (16) warga Kecamatan Bukit.

Kasus tersebut dilaporkan pihak keluarga korban ke Polres Bener Meriah pada 4 April 2021 yang lalu.

Kapolres Bener Meriah melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim, Kamis, 8 April 2021, mengatakan kedua terduga pelaku ditahan sejak 4 April 2021 lalu.

“Kita menerima laporan tersebut dari pihak keluarga korban, setelah itu kita lakukan penyelidikan dan menahan kedua terduga,” katanya.

Kasat Reskerim menceritakan, dugaan kasus pelecehan seksual tersebut terjadi pada 1 April 2021 sekira pukul 16.00 wib. Pada saat itu, terduga pelaku H menghubungi korban lewat pesan messenger untuk diajak jalan-jalan.

"Pelaku memastikan kepada korban apakah jadi dijemput, ‘jadi dijemput kan sayang‘ lantas korban pun menjawab, ‘jadi sayang’," beber Iptu Rifki.

Lebih lanjut Rifki menceritakan, sekira pada pukul 18.00 WIB kala itu, keduanya bertemu dan langsung membawa korban ke rumah FR di Kecamatan Bukit. Saat di rumah terduga pelaku FR, korban dibawa terduga pelaku H yang langsung melecehkan korban dan melakukan hubungan intim.

Setalah dilecehkan, korban dibawa ke kamar FR. FR saat itu juga mencoba melakukan pelecehan seksual, tetapi tidak melakukan hubungan intim. Mereka kemudian tertidur hingga pagi.

Mengetahui peristiwa tersebut, korban dan pihak keluarga melaporkan kedua kasus pelecehan seksual tersebut ke Polres Bener Meriah pada 4 April 2021 lalu.

“Saat ini kedua terduga pelaku sudah kita amankan dan sedang ditangani oleh pihak unit PPA Satreskrim Polres Bener Meriah untuk dilakukan penyelidikan,” jelas Rifki.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...