Praktisi Pendidikan, Drs. Ramli Rasyid, M.Si, M.Pd kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 6 Februari 2023 episode ke 49 Tahun ke 3 dengan tema: Siswa Berprestasi Gagal Sekolah di Mosa, Benarkah Ketua Komite Diduga Kongkalikong dengan Kepala Sekolah Soal Dana Sumbangan? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Timnas Prancis Hadapi Maroko di Semifinal Piala Dunia 2022

Didier Deschamps Dihantui Kutukan Juara Bertahan

GoogleDidier Deschamps
A A A

ACEHIMAGE.COM - Timnas Prancis hadapi Maroko di semifinal Piala Dunia 2022, Didier Deschamps dihantui kutukan juara bertahan. Les Bleus – julukan Timnas Prancis – mengalahkan Inggris 2-1 di perempatfinal.

Prancis unggul lebih dulu pada menit ke-17 di Stadion Al Bayt, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. Sempat disamakan oleh Inggris, tandukan Olivier Giroud di menit ke-78 mengembalikan keunggulan Prancis.

Sementara satu gol Inggris disumbang Kane di menit ke-54 lewat titik putih. Hasil ini pun membuat Timnas Prancis dapat kembali menembus babak semifinal, untuk dua edisi Piala Dunia secara berurutan.

Tidak hanya itu, Prancis juga berpeluang untuk mengulang prestasi menjadi juara dunia. Sebagai juara bertahan, mereka dapat mencetak sejarah, jika mampu menjuarai dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

Walau demikian, Deschamps tak mau terlalu gegabah. Dia tidak mau terlalu memikirkan peluang mempersembahkan titel juara Piala Dunia 2022, sebelum mengalahkan Timnas Maroko.

“Kami sudah berada di paruh perjalanan, tetapi tak akan memikirkannya, hingga akhir. Kami semakin dekat, tetapi fase selanjutnya akan sangat penting bagi kami untuk tetap yakin,” kata Deschamps dikutip Get Football French News.

Deschamps dicemaskan oleh kutukan juara bertahan yang terjadi di beberapa edisi terakhir Piala Dunia. Sebelumnya bahkan banyak juara bertahan yang gagal lolos dari fase grup, seperti Italia (2010), Spanyol (2014), dan Jerman (2018).

Timnas Prancis berhasil mematahkan kutukan tersebut, dengan terus melaju ke babak semifinal. Namun, Deschamps menganggap kutukan itu belum tentu usai, sampai akhirnya sukses kembali menjadi juara dunia.

“Untuk merebut gelar, kami harus melewati Timnas Maroko. Kami senang dengan raihan ini, tetapi masih belum puas. Sejarah untuk juara bertahan sejauh ini cukup negatif. Kami akan puas, jika dapat memutus tren tersebut,” ujarnya.

Pertandingan semifinal kontra Maroko sendiri akan diadakan di Stadion Al Bayt, Kamis 15 Desember 2022 dini hari WIB. Prancis tentu menjadi unggulan namun Maroko telah menciptakan kejutan yang luar biasa dengan memulangkan Belgia, Spanyol, dan Portugal.[]

Sumber:okezone.com
Rubrik:SPORT

Komentar

Loading...