Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Waspada

Diabetes Bisa Sebabkan Komplikasi Stroke hingga Kebutaan

shutterstockIlustrasi
A A A

JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan diabetes mellitus sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit ini mengakibatkan terganggunya proses pengolahan glukosa dalam tubuh hingga mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.

Diabetes mellitus dibagi menjadi dua jenis, yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Kedua jenis tersebut dibedakan berdasarkan penyebabnya.

Mengutip mayoclinic.org, diabetes tipe 1 terjadi karena masalah autoimun. Sistem kekebalan tubuh yang semestinya bekerja melawan patogen, malah berbalik menyerang sel-sel beta dalam pankreas yang berfungsi memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh tak mendapatkan suplai insulin yang cukup untuk mengurai glukosa menjadi energi sehingga terjadi penumpukan gula darah.

Sementara itu, diabetes tipe 2 terjadi akibat tubuh tidak lagi merespon hormon insulin. Dampaknya, insulin yang diproduksi pankreas tidak bekerja maksimal untuk mengurai glukosa. Kondisi tersebut, seperti halnya pada diabetes tipe 1, menyebabkan penumpukan gula darah.

Diabetes tipe 1 lazimnya muncul karena faktor genetik, infeksi virus, atau riwayat penyakit turunan. Adapun diabetes tipe 2 kerap terjadi karena masalah kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, maupun penambahan usia.

Gejala umum yang muncul pada kedua tipe diabetes tersebut serupa, seperti lebih sering buang air kecil, rasa lapar dan haus terus menerus, penurunan berat badan ekstrem tanpa dikehendaki, kelelahan, penglihatan buram, luka sulit sembuh.

Di samping itu, diabetes juga berpotensi menimbulkan komplikasi penyakit. Berikut ini beberapa komplikasi yang dipicu penyakit diabetes.

1. Penyakit jantung
Timbunan gula darah memicu pelbagai masalah pada sistem jantung. Penderita diabetes berisiko mengalami penyempitan pembuluh darah, yang berakibat pada serangan jantung atau stroke.

2. Gagal ginjal
Kontaminasi gula dalam darah membuat ginjal bekerja lebih keras dalam proses penyaringan. Keadaan seperti itu berisiko merusak struktur ginjal hingga terjadi gagal ginjal kronis yang berdampak serius.

3. Pikun
Pengidap diabetes tipe 2 rentan mengalami gangguan ingatan atau alzheimer yang mengakibatkan pikun atau lupa ingatan. Masalah ini terjadi karena kondisi gula darah yang tidak terkontrol hingga mempengaruhi kinerja otak.

4. Luka parah
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, diabetes akan membuat penderitanya mudah mengalami luka dan sulit disembuhkan. Dalam kondisi yang sudah parah, luka yang dialami penderita diabetes semakin membesar hingga terjadi kebusukan dan berakhir pada tindakan amputasi.

5. Kerusakan mata
Diabetes berpotensi menyebabkan kerusakan pembuluh darah di mata yang menuntun pada kebutaan. Diabetes juga dianggap meningkatkan risiko timbulnya katarak dan glaukoma pada mata.

Agar tidak mengakibatkan komplikasi serius dan berakibat fatal, diabetes mesti dideteksi secepat mungkin. Jika sudah menemukan gejala-gejala diabetes, segera konsultasikan dengan dokter.

Jika tak sempat ke rumah sakit karena aktivitas pada atau halangan lainnya, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter melalui GrabHealth. Caranya, buka aplikasi Grab lalu pilih menu Health. Di sana, kamu bisa berkonsultasi lewat chat dengan dokter atau mencari dokter spesialis untuk membantu mendeteksi masalah kesehatan.

Jangan kompromi dengan diabetes. Konsultasi dengan dokter sekarang dan selalu jaga kesehatan!

Sumber:DETIK.COM
Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...