Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi memerintahkan para Camat untuk melakukan pedampingan setiap Reje (kepala) Kampung dalam memberi edukasi serta pemahaman kepada masyarakat dalam penyaluran bantuan.

Kebijakan Diminta Harus Terukur

Dewan Sebut Pogram Bantuan Bibit dan Pupuk Perlu Dikaji Ulang

SAMSUDINAnggota DPRK Bener Meriah Syafri Kaharuddin
A A A

BENER MERIAH – Anggota DPRK Bener Meriah Syafri Kaharuddin menilai kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati daerah setempat perlu dilakukan pengkajian ulang. Dimana Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi memberikan bantuan Rp500.000 per KK dalam bentuk bibit dan pupuk.

Bantuan tersebut menurut Bupati sebagai salah satu program ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Namun, menurut pandangan Syafri Kaharuddin selaku Anggota DPRK, masyarakat untuk saat ini bukan bantuan dalam bentuk bibit dan pupuk yang sangat dibutuhkan ditengah keterpurukan ekonomi akibat wabah Covid-19.

Akan tetapi, kata dia, Masyarakat lebih menginginkan bantuan bersifat konsumtif. Itu sebabnya, Politisi partai Hanura ini secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah agar setiap mengeluarkan kebijakan secara terukur.

“Perlu dikaji apakah semua masyarakat Bener Meriah punya kemauan untuk menanam, dan bagaimana dengan masyarakat yang tidak punya lahan untuk menanam," ujar Syafri Kaharaddin, Senin (4/5/2020) di halaman Kantor DPRK Bener Meriah.

Disamping itu, Syafri mengingatkan Bupati Bener Meriah agar disetiap mengeluarkan kebjikan untuk tidak terkesan mencari nama dan popularitas.

“Jangan sampai bantuan yang menghabiskan anggran banyak, namun terkesan mubajir dan sia-sia belaka, karena kita memaksakan kehendak bantuan namun bantuan yang diberikan bukan yang dikehendaki,“ timpal Syafri.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...