Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Gelar RDP dengan Baitul Mal

Dewan Minta Pemerintah Bener Meriah Berlaku Adil

SAMSUDDINKetua Komisi D DPRK Bener Meriah Sapri Gumara
A A A

BENER MERIAH – DPRK Bener Meriah melalui Komisi D menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan agenda meminta penjelasan Baitul Mal setempat terkait penyaluran bantuan untuk korban kebakaran rumah di Kampung Pasar Simpang Tiga dan Ujung Gele Kecamatan Bukit yang bersumber dari anggaran Baitul Mal.

RDP tersebut berlangsung, Senin (12/10/2020) di ruang offrum DPRK Bener Meriah yang dipimpin Sapri Gumara Ketua Komisi D dan didampingi beberapa anggota.

Saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya, Selasa (13/10/2020), Sapri Gumara mengatakan, rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak Baitul Mal kemarin tidak dihadiri ketua Baitul Mal karena dalam kondisi sakit dan hanya dihadiri seketaris serta beberapa staf Baitul Mal.

Kepada pihak Baitul Mal, dalam RDP kemarin Komisi D DPRK Bener Meriah mempertanyakan terkait bantuan yang disalurkan untuk korban kebakaran Ruko di Kampung Pasar tiga dan korban kebakaran rumah di Kampung Ujung Gele.

Disampaikan Gumara, pihak Baitul Mal mengakui bahwasanya mereka telah memberikan bantuan untuk korban kebakaran senilai Rp30 juta per unit yang bersumber dari infaq.

Dewan juga mempertanyakan dasar hukum pihak Baitul Mal mengalokasikan dana Infaq kepada korban Kebakaran.

"Kepada Kami mareka bahwasanya telah ada Peraturan Bupati ( Perbub ) Kabupaten Bener Meriah nomor 18 tahun 2019 untuk mengatur itu,"kata Sapri Gumara

“Didalam Perbub itu memperbolehkan infaq itu membantu korban bencana alam, dan korban kebakaran. Itu dasar hukum mereka untuk membatu korban kebakaran," tambahnya.

Pihak DPRK, juga sempat mempertanyakan jika Perbubnya disahkan pada tahun 2019, kenapa yang kebakaran di Timang Gajah, Permata, dan Samar Kilang tidak dibantu selayaknya seperti yang terjadi di Pasar Simpang Tiga dan Ujung Gele, karena Perbubnya sudah ada?

"Namun sayang pihak Baitul Mal tidak dapat menjelaskan pertanyakan kami tersebut,"jelas Gumara.

Menurut penuturan pihak Baitul Mal, mereka memberikan Bantuan itu selain adanya Perbub juga berdasarkan kesepakatan Forkopimda.

“Saya kembali mempertanyakan jika Perbub sudah ada kenapa tidak langsung memberikan bantuan kepada kebakaran ditempat lain, dan kenapa juga meski menungu persetujuan Forkopimda sementara Perbub sudah ada,"tanya Seniman Gayo itu.

Untuk hal itu, Komisi D DPRK Bener Meriah meminta pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah berlaku adil kepada seluruh rakyat Bener Meriah jika mereka tertimpa musibah kebakaran jangan terkesan tumpang pilih antara kecamatan satu dengan kecamatan lainnya.

Dari hasil RDP anggota Komisi D DPRK Bener Meriah menyimpulkan, membuat hasil rapat RDP kemarin menjadi sebuah rekomundasi yakni, pemerintah daerah harus memberikan keadilan kepada masyarakat Bener Meriah dimanapun berada ketika mereka tertimpa musibah kebakaran.

Rekomendasi lainnya, kalau Perbub itu dirasa masih lemah hendaknya diperbaiki supaya Baitul Mal bekarja ada dasar hukumnya. Sebab dalam Perbub itu selain untuk korban kebakaran ada juga disebutkan membatu korban bencana alam.

Karena salama ini, di Kabupaten Bener Meriah banyak rumah warga yang rusak di terpa angin puting beliung apakah mereka tidak dibantu senilai Rp 30 juta tersebut. Untuk itu bila dipandang perbub itu masih lemah sebaiknya diperbaiki kembali.

Dari keterangan pihak Baitul Mal, sambung Gumara, masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran cukup hanya menyampaikan permohonan kepada Baitul Mal yang di keluarkan oleh Reje Kampung masing-masing.

Sementara itu saat dikonfirmasi Ketua Baitul Mal Bener Meriah, Tgk Fakamuddin via pesan WhatsApp (WA ) kepada media ini mengatakan, mohon maaf lagi kurang fit.

"Enggak sehat dan sedang beberapa hari ini," jawabnya singkat.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...