Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

MK Diduga Menjual Senjata Airgun ke ZA via Online

Densus 88 Tangkap Warga Aceh Terkait Serangan di Mabes Polri

DETIK.com/IstimewaMuchsin Kamal alias Imam Muda, penjual airgun ke Zakiah Aini, tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
A A A

JAKARTA - Tim Densus 88 Antiteror menangkap Muchsin Kamal alias Imam Muda (28), penjual airgun ke penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini. Muchsin Kamal ditangkap di Banda Aceh, Kamis, 1 April 2021 sore lalu.

Informasi yang dihimpun detikcom, Muchsin Kamal mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kota Tangerang, pada pukul 14.30 WIB. Muchsin Kamal dikawal sejumlah polisi.

Berdasarkan foto yang diterima detikcom, Muchsin Kamal tampak mengenakan kemeja dan celana panjang hitam serta bermasker. Dia membawa satu buah tas ransel.

Sebelumnya, Muchsin Kamal ditangkap di Jl Syiah Kuala, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh, pada Kamis (1/4) sore. Dia sempat diinterogasi di Polda Aceh sebelum diterbangkan ke Jakarta.

Setiba di Jakarta, Muchsin Kamal langsung dibawa ke markas Densus 88 Antiteror untuk penyelidikan lebih lanjut. Saat ini dia masih diperiksa intensif.

Muchsin Kamal lahir di Desa Mee Kampung Saka pada 6 Juli 1992. Dia tinggal di Kecamatan Peukan Baro, Kota Pidie, Aceh. Muchsin tercatat bekerja sebagai seorang wiraswasta.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan Muchsin Kamal dan Zakiah Aini tidak saling kenal. Zakiah Aini membeli airgun kepada Muchsin Kamal via online.

"ZA membeli airgun kepada Muchsin Kamal secara daring. Menurut rencana, tersangka tiba di Jakarta sore ini," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono melalui pesan singkat, Sabtu (3/4/2021).

Sebelumnya, terduga teroris Zakiah Aini diketahui menyerang Mabes Polri dengan menggunakan senjata jenis airgun. Zakiah tewas setelah ditembak petugas di bagian dada.

Zakiah masuk ke Mabes Polri dengan menyelipkan senjata di salah satu bagian tubuhnya. Dia melepaskan enam tembakan untuk menyerang polisi di dalam Mabes Polri hingga akhirnya dilumpuhkan.[]

Sumber:Detik.com
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...