Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Kamis, 6 Oktober 2022 episode ke 14 Tahun ke 3 dengan tema: Peran Anggota DPRA dalam Memperjuangkan JKA yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Di Bener Meriah

Demo Penolakan Kenaikan Harga BBM Ditunda

SamsuddinWakil Ketua I DPRK Bener Meriah, Tgk Husnul Ilmi meminta kepada koordinator demonstran penolakan harga BBM meminta agar kembali mengajukan surat kepada DPRK siapa-siapa yang akan dihadirkan.
A A A

ACEHIMAGE.COM - Demo penolakan wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Solar dan Pertalit oleh sejumlah pemuda dan mahasiswa di DPRK Bener Meriah ditunda hingga Rabu mendatang.

Penundaan tersebut lantaran DPRK Bener Meriah tidak dapat menghadirkan Dinas terkait dan pihak SPBU untuk beraudensi dengan pihak pendemo.

Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah, Tgk Husnul Ilmi meminta kepada koordinator demonstran penolakan harga BBM meminta agar kembali mengajukan surat kepada DPRK siapa-siapa yang akan dihadirkan.

"Karena dalam surat pemberitahuan sebelumnya, kawan-kawan tidak meminta menghadirkan pihak eksekutif tentu kalau kita minta mereka hadir untuk saat ini tidak bisa kita jamin mereka bisa hadir, bahkan diantara mereka ada yang sedang dinas luar," kata Tgk Husnul Ilmi, Kamis, 1 September 2022.

Untuk itu, agar persoalan ini selesai dengan hasil yang memuaskan dan menyenangkan kita maka kami menawarkan dijadwalkan pertemuan dengan pihak-pihak yang diminta pada Senin mendatang. Ujar Husnul.

Senada dengan Husnul, Darwinsyah meminta pembahasan terkait tuntutan para demo untuk dilakukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin mendatang.

"Sebaiknya kita bahas dalam RDP hari Senin mendatang, dengan menghadirkan pihak-pihak yang diminta kawan-kawan," imbuh Darwin

Sementara itu, Nasri Gayo memberikan kesempatan kepada DPRK untuk menjadwalkan pada Rabu mendatang, tapi dengan catatan tidak membatasi kawan-kawan mereka untuk menghadiri RDP.

Dalam kesempatan itu, Nasri meminta pihak terkait untuk menindak usaha galian C yang melanggar. "Kita meminta galian c yang melanggar untuk di tindak, karena selama ini terkesan dibiarkan," tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya sebanyak delapan pemuda dan mahasiswa mendemo DPRK setempat menolak wacana kenaikan BBM.

Para pendemo membawa kertas karton berbagai tulisan, seperti usut tuntas mafia migas, sembako. Sapu bersih mafia migas, dan kritikan yang agak menggelitik, mending turun mahar dari pada BBM naik.[]

Komentar

Loading...