Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Selatan bertambah empat kasus baru. Dengan bertambahnya empat orang baru, kini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Aceh Selatan menjadi 21 orang. Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Novi Rosmita menyatakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu berinisial DM (56) AI (30) AZ (34) dan MR (26).

Dandim Aceh Utara Perbaiki Komplek Makam Cut Meutia

SAID AQILPerbaikan Komplek makam Pahlawan Nasional Cut Meutia
A A A

LHOKSEUMAWE - Komandan Kodim (Dandim) 0103/ Aceh Utara, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Agung Sukoco SH memimpin secara langsung perbaikan Komplek makam Pahlawan Nasional Cut Meutia di Kawasan hutan Pegunungan Alue Rime Kecamatan Pirak Timur Kabupaten Aceh Utara, Minggu (12/07/2020).

Dandim bersama para tim yang juga ikut tergabung personel Polres, Pemerintah Kabupaten dan Komunitas Trail Aceh Utara berangkat sabtu pagi membawa kebutuhan peralatan pertukangan dan logistik.

"Kami terlebih dahulu telah berangkatkan berapa tukang dahulu untuk melakukan pengerjaan awal yang kemudian, sabtu pagi disusul Tim gabungan menyusulnnya,"kata Dandim 0103 Letkol) Inf Agung Sukoco SH.

Disampaikan, sekitar lima puluh orang yang terdiri dari Kodim, Polres, Peka dan Komunitas Trail Aceh Utara serta masyarakat bergotong royong memperbaiki dan membersihkan batang pohon yang menimpa Komplek Makam Cut Meutia.

Lebih lanjut Letkol Inf Agung Sukoco mengatakan saat ini ranting dan pohon besar yang menimpa makam telah di pindahkan dan dibersihkan, sementara yang rusak seperti tiang dan atap telah di perbaiki, tinggal pada bagian nisan yang sedikit rusak dan pengecatan bangunan yang belum selesai dan dalam waktu dekat akan segera di selesaikan.

"Alhamdulillah, bangunan makam telah selesai dibersihkan dan diperbaiki, tinggal beberapa bagian yang belum selesai dan akan segera di kerjakan," imbuhnya.

Selain itu, Agung juga menuturkan, lokasi makam Cut Meutia yang berada sekitar 23 kilometer dari permukiman Desa Alue Rime di Kabupaten Aceh Utara menjadi kendala tersendiri karena harus ditempuh dengan kendaraan khusus dan apabila berjalan kaki Butuh waktu sekitar 12 jam.

Diketahui bersama Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah pegunungan Alue Rime pada Kamis, 18 Juni 2020, akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan pohon besar yang berukuran diameternya 1,5 meter tumbang dan mengenai tugu makam

Kemudian Rabu malam, 01 Juli 2020, angin kencang kembali melanda wilayah itu dan pohon besar tersebut kembali tumbang, sehingga merusak komplek makan Pahlawan Nasional Cut Meutia.

Kontributor:SAID AQIL
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...