Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Catat!

Dailami Segera Dilantik Sebagai Wabup Bener Meriah

SAMSUDDINSekretaris dewan (Sekwan) DPRK Bener Meriah Riswandika Putra
A A A

BENER MERIAH - Wakil Bupati Bener Meriah terpilih sisa masa jabatan 2017-2022, Dailami dijadwalkan akan dilantik pada hari Jumat 12 Maret 2021 mendatang.

Saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Seketaris dewan (Sekwan) DPRK Bener Meriah Riswandika Putra, Selasa (9/3/2021) mengatakan, mulai besok pihaknya akan mulai mempersiapkan sidang Paripurna pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Bener Meriah sisa jabatan 2017-2022.

"Besok kita sudah mulai mempersiapkan segala kepentingan untuk proses pelantikan, dan hari Kamis akan digelar gladi,"kata Riswandika ketika dikonfirmasi.

Riswandika menegaskan, Wakil Bupati Bener Meriah akan dilantik oleh Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah di Gedung DPRK Bener Meriah.

"Alhamdulillah kita telah menerima SK jadwal pengambilan sumpah dan pelantikan wakil bupati terpilih,"ujar Riswandika.

Seperti yang disampaikan Sekwan sebelumnya, bahwa pelantikan tersebut tetap akan menerapkan protokol kesehatan untuk itu undangan menghadiri pelantikan sangat terbatas.

Namun, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi pelantikan bisa menyaksikan melalui live streaming YouTube yang akan disediakan.

"Karena ini masih pandemi, guna menghindari kerumunan kita batasi undangan dan kita menyediakan YouTube untuk menyiarkan proses pelantikan secara langsung,"tegas mantan Kadis Pariwisata itu.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...