Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Dailami “Preman“ Berhati Mulia

IstimewaPlt Bupati Bener Meriah Santuni Anak Yatim
A A A

BENER MERIAH – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailmai dikenal agresif dalam membantu warga yang mengalami musibah, tercatat sudah dua kali ia terlibat langsung memadamkan api yang membakar rumah warga sejak menjadi pejabat.

Yakni ketika kebakaran yang menghanguskan 11 unit rumah warga Kampung Simpang teritit , dan hari ini kebakaran yang menghanguskan rumah Hajah Mariah warga Kampung Simpang Kurnia.

Dailami selalu hadir ketika musibah melanda warganya jikalau ia tidak Dinas luar. Selain turut membatu biasanya Dailami  memberikan motivasi kepada masyarakat yang dilanda musibah agar bersabar menghadapi musibah.

Sejak Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah menunjuknya sebagai Pelaksana tugas Bupati Bener Meriah sejak 28 Mei 2021 ia terus berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas guna membangun daerah penghasil kopi arabika tersebut.

kepada acehimage.com Jumat, 4 Juni 2021 yang lalu, Dailami mengaku akan mengupayakan dana CSR dari Bank untuk membatu membangun rumah warga di Kabupaten Bener Meriah.

selain itu, pihaknya sedang menjalin kerjasama dengan pihak kebun binatang Kota Langsa untuk mengirimkan empat ekor rusa ke Bener Meriah. “Kita akan memelihara empat ekor rusa di Taman Harmoni yang didatangkan dari Kota Langsa dalam waktu dekat “ kata Dailami

Sebelum ia menjabat, Dailami juga cukup dikenal sebagai orang yang berhati “ Mulia “ karena dalam membatu orang yang membutuhkan sedikitpun tidak terbesit keraguan dihatinya kendati ia juga sebagai “preman”.

Getir kehidupan sudah ia rasakan sejak dulu kala, terlahir dari keluarga yang sederhana namun ia punya tekat yang luar biasa. Pada masa konflik antara GAM dan TNI ia juga pernah merasakan timah panah bersama sang istri.

Dalam bertahan hidup pada masa konflik dulu, Dailami juga menjadi tukang becak di Medan, Sumatra Utara, dan berkat kegigihannya ia berhasil menjadi toke becak sebelum pulang ke Bener Meriah pada 2013 lalu.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...