Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri ST, narasumber peHTem edisi Kamis 24 Juni 2021 episode 50 dengan tema: Dewan Partai Aceh Sibuk Pokir, Peringatan Muzakir Manaf Serius atau Sensasi?, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Lewat Zoom Meeting

Dailami Paparkan Usulan Pembangunan Dry Port Kepada Menhub

Plt Bupati Bener Meriah berasama Wakil II DPRA Hendra Budian didampingi Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga gelar zoom meteting dengan Menhub
A A A

BENER MERIAH – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami didampingi Seketeris daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah paparkan usulan pembangunan Dry Port (Pelabuhan darat) kepada Kementerian Perhubungan (Menhub) melalui zoom meeting. Kamis, 3 Juni 2021 dari ruang kerja Wakil II DPRA

Kepada Menhub, Dailami memaparkan terkait usulan permohonan kajian Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meraih untuk pembanguan Dry Port tersebut. Studi tratalok dan penyedian prasarana perhubungan Tahun anggaran 2022 Kabupaten Bener Meriah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Bener Meriah Ruslan Ramadhan, SSTP.

Ruslan menambahkan, acara rapat tersebut juga dihadiri oleh Assiten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Drh  Sofyan, Kepala Dinas Perhubungan Abdul Gani, SP, M.Si, Kepala BAPPEDA Khairun Aksa, SE,.MM.

“Zoom meeting ini juga diikuti oleh   Edy Gunawan sebagai Kepala Pusat penelitian dan pengembangan transportasi perkeretaapian, Kepala Pusat Litbang Transportasi Antar Modal, perwakilan Direktur Transportasi BAPPENAS, Kepala BPTD Wilayah I Aceh, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagut,”kata Ruslan.

Kegiatan meeting tersebut di moderatroti  oleh Muhtaruddin dari Pusat Penelitian Jalan dan Perkeretaapian.

Dijelaskan Ruslan, meeting yang dilaksanakan hari ini lebih berorintasi menyangkut  pembagunan Dry Port. Bahwa pada prinsipnya Pemerintah Pusat melalui Balitbang Perhubungan mengakomodir usulan Dry Port di Kabupaten Bener Meriah.

Namun, perlu dilakukan kajian terlebih dahulu agar pembangunan Dry Port dapat dilakukan berkesinambungan dengan lembaga-lembaga terkait serta mengkaji unsur-unsur seperti, tarikan dan bangkitan perjalanan , suplly dan demand,  infrastruktur jalan dan koordinasi dengan Pelabuhan Krueng Geukeuh sebagai pengganti pelabuhan Belawan di Medan." pungkas Ruslan

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...