Terjerat Sling Baja

Cru Das Peusangan Evakuasi Anak Gajah Liar

CRU Das PeusanganSe-ekor anak gajah liar terjerat sling baja
A A A

BENER MERIAH – Warga Kampung Pantan Lah Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah menemukan se-ekor anak gajah terluka dikaki akibat terjerat sling baja.

Anak gajah liar terjerat sling baja itu ditemukan warga empat hari yang lalu yakni pada Jumat (21/2/2020), di kawasan perkebunan warga Pantan Lah. Hal itu disampaikan Manager CRU Das Peusangan Syahroel Rizal saat dihubungi media ini, Senin (24/2/2020).

Syahroel Rizal menyampaikan, warga menemukan anak gajah liar itu dalam keadaan sakit, namun warga tidak mengetahui anak gajah itu terjerat sling baja. Setelah melihat anak gajah yang sakit itu warga melaporkan kepada pihak CRU Das Peusangan.

"Berdasarkan laporan warga, kita kemudian turun kelokasi untuk melihat langsung kondisi anak gajah yang terjerat seling baja, dan ternyata kaki kiri anak gajah itu terluka dan lukanya vukup dalam," ujar Syaroel.

Menurut Syahroel, anak gajah yang ditemukan tersebut kemungkinan besar sudah terjerat selama semingu. “Setelah kita melihat langsung kondisi anak gajah tersebut dilapangan, kemudian kita melaporkan ke BKSDA Aceh, lalu pihak balai mengirimkan dua orang dokter hewan dari PKSL Unsyiah dan dokter dari balai BKSDA,” papar Manager CRU Das Pesangan.

Dari hasil pemeriksaan dokter, kaki anak gajah yang terjerat sling baja mengalami luka berukuran 10 mm, dan dokter yang memeriksa kondisi anak gajah memutuskan bahwa anak gajah liar harus dirawat di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) yang berada di Sare Aceh Besar.

Hal itu karena para doktor tidak bisa mengobatai dilokasi tersebut akibat luka yang dialami anak gajah itu sangat dalam.

"Saat mengevakusi anak gajah yang terluka itu, kita mengunakan satu ekor gajah jinak untuk diturunkan dari lokasi perkebunan masyarakat ke pinggir jalan untuk di angkut mengunakan mobil truk milik BKSDA menuju ke Kampung Negeri Antara,” jelas Syaroel Rizal.

Sembari menungu konfirmasi pihak Dirjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KSDAE KLHK ), sambung Syahroen anak gajah tersebut dirawat di Kampung negeri antara dan apakah nantinya anak gajah yang terluka itu akan di rawat secara intensif di Sare, atau dilepas kembali.

"Karena menagkap dan melepas harus ada izin dari kementerian," sebut Syahroel.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...