Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Cek Mad Minta Seluruh SKPK Hematkan Penggunaan BBM dan Listrik

ISTIMEWABupati Aceh Utara H Muhammad Thaib
A A A

ACEH UTARA - Seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diminta agar hemat dalam menggunakan energi listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta tidak menggunakan kendaraan dinas di luar dari pada kebutuhan kedinasan.

Hal itu di tegaskan oleh Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib atau yang akrab disapa Cek Mad melalui Surat Edaran Nomor 1192 Tahun 2020 tertanggal 13 Agustus 2020 tentang Penghematan Energi Listrik dan BBM.

Selai itu, Cek Mad juga meminta kepada para pejabat untuk menghindari pemborosan energi, baik pemakaian listrik di kantor-kantor maupun pemakaian BBM untuk kendaraan-kendaraan dinas.

"Setiap kepala SKPK dan para Kepala Bagian dalam jajaran Pemkab Aceh Utara agar menghematkan energi dalam jajaran pemerintahan didasarkan pada Instruksi Presiden RI Nomor 10 Tahun 2005 tentang Penghematan Energi. Selain itu, juga Surat Edaran Menteri PAN dan RB Nomor 10 Tahun 2014 tentang Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Kerja Aparatur Negara,"ujar Cek Mad, sapaan akrab Bupati Aceh Utara, Sabtu, (22/8/2020).

Menurut Cek Mad, penghematan penggunaan listrik dan tata ruang kantor, antara lain dengan cara mematikan/mengurangi penggunaan lampu dan peralatan listrik dalam ruangan yang tidak digunakan.

“Setelah jam kerja usai, agar mematikan semua peralatan listrik yang ada di ruang kantor, seperti AC, lampu, komputer, printer, dispenser dan lain-lain,” tegas Cek mad yang didampingi Kabag Humas Setdakab Aceh Utara Andree Prayuda SSTP MAP.

Cek Mad menambahkan, penataan ruangan kantor juga perlu diperhatikan. Misalnya menata ruangan tempat kerja agar tidak menghalangi cahaya masuk. Jika ada cahaya yang masuk dari luar, maka penerangan dalam ruangan kantor terbantu dengan cahaya tersebut, tidak perlu menghidupkan lampu.

"Hal-hal seperti ini nampak kecil, tapi jika semua kantor melakukan hal serupa maka efeknya terhadap penghematan energi listrik akan menjadi besar dan Inilah yang diharapkan oleh Pemkab Aceh Utara,” katanya.

Selain itu, ia juga menegas terhadap penggunaan BBM dan kendaraan dinas. Kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk keperluan kedinasan. Sedangkan pemberian BBM kepada pejabat yang memegang kendaraan dinas akan dilakukan seefektif dan seefisian mungkin.

“Kita harapkan semua SKPK dapat mempedomani Surat Edaran dengan baik, sehingga langkah-langkah penghematan yang dilakukan Pemkab Aceh Utara dapat berjalan maksimal,” terangnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...