Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman, ST, M.Kes, kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin 4 Juli 2022 episode ke 91 Tahun ke II dengan tema: Banda Aceh Terutang, Pejabat Ramai-Ramai Pelisiran Ke Medan, Ada Apa?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Catat! Gerhana Bulan Total Terjadi 26 Mei Ini

thetrendbuzz.comIlsutrasi
A A A

JAKARTA - Fenomena gerhana bulan total atau Super Blood Moon dilaporkan akan terjadi beberapa waktu mendatang. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan gerhana Bulan total perige itu bisa disaksikan di Indonesia pada tanggal 26 Mei 2021.

"Setelah gerhana Bulan total terjadi pada 2019 silam dan tidak terjadi sepanjang 2020, di tahun 2021 ini Bulan akan mengalami gerhana Bulan total," kutip LAPAN dalam laman resmi.

Super Blood Moon terjadi akibat konfigurasi Bulan, Bumi dan Matahari yang membentuk satu garis lurus dan Bulan berada di sekitar simpul orbitnya, perpotongan antara orbit Bulan dengan ekliptika sehingga Bulan memasuki bayangan umbra Bumi.

Menurut LAPAN fenomena itu akan berlangsung dengan durasi parsialitas selama 3 jam 8 menit 12 detik. Sedangkan durasi totalitas cukup singkat, yakni selama 18 menit 28 detik.

Cara melihat fenomena gerhana bulan total

Mengutip CNET, gerhana bulan terjadi saat bulan bergerak menuju bayangan bumi, yang menghalangi cahaya matahari. Berbeda dengan gerhana matahari, Anda bisa melihat langsung ke bulan dengan mata telanjang.

Gerhana bulan total bulan ini memiliki banyak nama. Salah satunya dijuluki sebagai "Super Flower Blood Moon"

Fenomena ini dapat disaksikan di beberapa wilayah di Indonesia. Jika di DKI Jakarta, situs itu memprediksi gerhana Bulan dapat disaksikan sejak pukul 18:13 WIB, Rabu, (26/5).

Gerhana bulan total cenderung memberi warna kemerahan pada bulan.The Farmers Almanac memberikan berbagai julukan ke bulan purnama untuk setiap bulan. Bulan Mei biasanya disebut "bulan bunga".

Bulan ini juga menjadi salah satu Bulan yang posisinya paling dekat dengan Bumi dalam jalur elipsnya. Hal ini membuatnya tampak sedikit lebih terang dan lebih besar dari biasanya.

Ada beberapa faktor kenampakan fenomena yang dapat mempengaruhi warna Bulan. Faktor itu tergantung kondisi langit di atas, atau dipengaruhi oleh debu, awan dan kondisi atmosfer Bumi saat fenomena itu berlangsung.

NASA menjelaskan fenomena Super Blood Moon akan terlihat di beberapa negara bagian seperti Amerika, Australia, Selandia Baru, dan wilayah Asia Timur.

Penduduk Hawaii dan Alaska seharusnya memiliki kesempatan menyaksikan fenomena yang bagus, namun sebagian besar wilayah di AS bagian barat akan berada dalam posisi terbilang baik untuk melihat fenomena itu.

Untuk menyaksikan fenomena itu, Anda dapat melihat situs Time and date untuk mendapatkan panduan waktu yang disesuaikan dengan lokasi Anda. Misalnya, gerhana total akan maksimal terlihat penampakannya di New Mexico pada 26 Mei, pukul 5:18 pagi waktu setempat.

Anda bisa keluar dari ruangan untuk menyaksikan fenomena itu dengan mata telanjang. Meski begitu, Anda juga dapat menggunakan teleskop atau teropong untuk melihat fenomena lebih dekat.

Lewat situs Time And Date, anda juga dapat menyaksikan fenomena itu secara streaming. Pantauan streaming itu juga menggaet astronom di beberapa negara seperti Australia, Hawaii, California, dan Arizona.[]

Sumber:CNN INDONESIA
Rubrik:TEKNO

Komentar

Loading...