Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Untuk Operasional Dinas

Camat di Aceh Barat Dapat Toyota Rush

SITI AISYAHBupati Aceh Barat, Ramli MS saat menyerahkan secara simbolis 12 unit mobil Toyota Rush kepada para camat.
A A A

ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyerehkan 12 unit mobil jenis Toyota Rush sebagai kendaraan dinas baru untuk para camat di daerah tersebut. Selain meraka, pihak Batalyon Infanteri 116 Garda Samudra (Yonif 116/GS) juga mendapat 1 unit mobil hibah.

Penyerahan mobil dinas baru tersebut dilakukan di halaman kantor Bupati Aceh Barat dan diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS, usai upacara HUT Sumpah Pemuda ke 94 dan HUT Meulaboh ke 431.

Pengadaan 12 unit mobil dinas baru itu menghabiskan dana sebanyak Rp 3,1 Miliar dengan menggunakan anggaran tahun 2019, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Aceh Barat, Zulyadi, mengatakan pengadaan kendaraan operasinal camat tersebut lantaran mobil dinas yang selama ini dipakai sudah berusia diatas 10 sampai 15 tahun dan sudah tidak layak dipakai.

“Karena mobil yang selama ini digunakan para camat sudah berusia hampir lima belas tahun, awalnya pihak pemkab ingin membeli mobil bermerek Panther, namun para camat meminta Toyota Rush,” kata Zulyadi, kepada wartawan. Senin, 28 Oktober 2019.

Selain mobil dinas para camat, pemerintah juga melakukan pengadaan mobil hibah untuk Batalyon Garda Samudra (GS) 116, berjenis Toyota Kijang Innova dengan harga sekitar Rp 300 juta lebih. Pemkab setempat juga telah menghibahkan kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang Innova bagi Polres dan Kodim setempat.

Sementara itu, pemerintah juga berencana melakukan pengadaan mobil dinas dengan total anggaran hampir mencapai Rp 5 miliar untuk tahun 2020 mendatang.  Alokasi anggaran untuk mobil dinas tersebut rencananya akan diberikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, serta tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat.

Anggaran yang hampir mencapai Rp 5 milar itu, Rp 2,4 miliar untuk mobil dinas bupati dan wakil bupati. Rp 1,7 miliar dengan mobil merek Toyota Prado, sedangkan untuk Wabup sekitar Rp 700 juta mobil merek Toyota Fortune.

Untuk pimpinan wakil Rakyat, kata dia, anggaran yang direncanakan Rp 2,1 miliar. Mobil dinas yang akan disediakan bermerek Mitsubishi Pajero Sport dengan harga per unit Rp700 juta. Tak hanya itu, Pemkab Aceh Barat juga membeli mobil operasional pick up bagi Waliyatul Hisbah (WH) setempat sebanyak satu unit dengan harga sekitar Rp 200 juta.

“Kami juga akan beli mobil VIP bagi tamu. Mobil ini nantinya berjenis Toyota Hiace dengan harga sekitar Rp 600 juta. Karena sayang tamu yang datang ke Aceh Barat selama ini tidak ada mobil khusus," tambahnya.

Menurutnya, untuk pengadaan mobil dinas bagi Bupati, merupakan mobil import dengan harga paling murah saat ini dibandingkan Alphard yang harganya capai Rp 2 miliar dan Land Cruiser yang harga capai Rp 3 miliar.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...