Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Pasca Terjadi Pembunuhan

Camat Bukit Gelar Operasi Kependudukan

SAMSUDINOperasi Kependudukan
A A A

BENER MERIAH- Guna meminalisir terjadinya tingkat kriminalitas di kawasan dusun Karang Anyar Kampung Karang Rejo Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Camat Bukit bersama tim gabungan gelar operasi penertiban kependudukan di wilayah tersebut.

"Karena hingga dengan peristiwa pembunahan yang terjadi dua hari yang lalu, di dusun Karang Anyar tersebut sudah tercatat tiga kasus kriminal yang terjadi dan dari mereka belum tercatat sebagai warga disana lantaran tidak melapor kepada Reje kampung setempat," kata Camat Bukit Ismail SE, Jumat (14/8/2020).

Bahkan, Reje Kampung disana sudah pernah meminta berkas-berkas kepada mereka (warga yang tinggal di sana) tapi tidak diindahkan.

Ismail menerangkan, operasai penertiban ini selain dirinya turut melibatkan Satpol PP Bener Meriah yang langsung dipimpin Kasat Pol PP Muhmuddin , Polsek Bukit, Danramil Bukit serta aparatur Kampung Karang Rejo.

"Mengingat banyaknya masyarakat yang tinggal di daerah Wih Percos yang masuk ke wilayah kerja Kampung Karang Rejo yang sudah lama menetap selama ini disana, namun banyak diantara mereka yang tidak melapor kepada Reje Kampung untuk itu perlu dilakukan penertiban kependudukan masyarakat yang tinggal disana,"kata Ismail.

Lanjutnya, saat melakukan operasi kependudukan tadi, alasan masyarakat disana tidak melapor selama ini karena jarak tempuh ke Kampung Karang Rejo begitu jauh dan juga diwilayah tersebut tidak ada penghulu (kepala dusun).

Kemudian, setelah pihaknya melakukan diskusi dengan pemerintahan Kampung Karang Rejo dalam memudahkan pelayanan dan pengawasan terhadap orang yang keluar-masuk di kawasan itu maka rencananya akan membentuk wilayah dusun persiapan baru yang disepakati dengan nama dusun persiapan Bukit Rata.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah tersebut agar melengkapi admistrasi kependudukan serta surat pindah atau mandah yang disampaikan kepada Reje Kampung Karang Rejo paling lambat satu Minggu setelah penertiban ini.

"Kepada seluruh Kampung yang ada di kecamatan Bukit agar membatasi laju keluar masuk masyarakat dari luar, apalagi bagi mereka yang tidak memiliki berkas Kependudukan yang jelas,"harapnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...