Satu unit rumah warga di Kampung Jungke Kecamatan Permata, Bener Meriah hangus dilalap sijago merah, Jumat ( 29/5/2020) sekira pukul 14:30 WIB. Peristiwa tersebut diduga akibat arus pendek listrik (Korsleting listrik).

Akibat Luapan Krueng Tripa

Bupati Nagan Raya Tinjau Banjir di Tripa Makmur

SITI AISYAH Bupati Nagan Raya M Jamin Idham meninjau banjir luapan sungai lamie (Krueng Tripa) di Kecamatan Tripa Makmur
A A A

NAGAN RAYA- Bupati Nagan Raya M Jamin Idham meninjau banjir luapan sungai lamie (Krueng Tripa) di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten setempat, Senin 18 Mei 2020.

Dalam kunjungannya M Jamin Idham, mengatakan, dirinya bersama Kapolres Dandim 0116 Nagan Raya meninjau banjir yang melanda di Kecamatan Tripa Makmur.

Ada tujuh gampong dalam di Triapa Mamur terendam banjir masing-masing, Gampong Ujong Krueng, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Kabu, Pasie Kebedom, Drien Tujoh dan Gampong Babah Lueng.

Tujuh gampong tersebut, empat gampong air sudah mulai surut, sedangkan yang masih terendam rumah warga di Pasie Kebedom, Drien Tujoh dan Gampong Babah Lueng, Kecamatan Triapa Mamur.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Tripa Makmur itu diperkirakan akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Nagan Raya dan sekitarnya mengakibatkan air sungai Krueng Tripa meluap.

“Memang Tripa Makmur wilayah yang sering dilanda banjir luapan sungai (Krueng) Tripa di setiap tahun,” kata Bupati M Jamin Idham.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Sekdakab Nagan Raya, Muhammad Maksum SIP saat dikonfirmasi mengatakan, tujuan dari kunjungan Bupati M Jamin Idham juga untuk melihat lokasi daerah yang memang rawan banjir.

"Kunjungan bupati juga untuk meninjau lokasi yang memang rawan banjir," ujar Muhammad Maksum SIP, Senin 18 Mei 2020.

Dijelaskannya, karena saat ini Bupati M Jamin Idham telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya untuk menyiapkan penyusunan master plan terkait langkah-langkah penanggulangan banjir dan nantinya di presentasikan untuk dilakukan pemetaan masalah.

Ada dua langkah yang akan dilakukan agar daerah yang memang rawan banjir bisa segera tertanggulangi, yakni yang pertama merelokasikan tempat tinggal warga yang didataran rendah kedataran tinggi dan jika masyarakat menolak, langkah yang harus diambil yaitu membuat tanggul oleh Pemda.

"Untuk langkah yang kedua ini sudah pasti memakan biaya yang cukup besar, dan bupatu juga sudah memerintahkan BPBD Kabupaten Nagan Raya untuk mengajukan permohonan kepusat," pungkasnya

Dalam kunjungan Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham SE ikut Kapolres Nagan Raya AKBP Risno SIK Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahyono dan sejumlah kepala SKPK terkait.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...