Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Bupati Bener Meriah Tutup Pelatihan Takmir Masjid

SAMSUDDINBupati Kabupaten Bener Meriah TGK H Sarkawi saat menyampaikan sambutanya diacara penutupan kegiatan pelatihan Takmir Masjid
A A A

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah secara resmi menutup kegiatan pelatihan Takmir Masjid Se-Kabupaten Bener Meriah yang diselenggarakan Dinas Syariat Islam Kabuapeten setempat.

Acara penutupan Pelatihan Takmir Masjid itu diselengarakan di salah satu caffee yang terletak di Kampung Bale Atu Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Minggu ( 25/10/2020).

Dalam arahanya Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menyampaikan, untuk memakmurkan Masjid tentu harus dilakukan dengan berbagai kegiatan yang positif, khususnya dalam bidang keagamaan.

Menurut orang nomor satu dinegeri penghasil kopi arabika itu, memang tidak mudah untuk dilakukan tetapi bukan tidak bisa. Justru itu melalui pelatihan yang telah diselengarakan para Takmir harus didorong untuk membuat terobosan dan starategi yang bernuansa islam.

“Serta kegiatan lainnya yang bersifat mengajak jemaah kejalan yang benar, dan sudah barang tentu hal-hal yang demikian telah dirumuskan olah para Takmir dan pengurus Masjid lainnya,"kata Sarkawi.

Abuya Sarkawi menambahkan, penegakan Syariat Islam khususnya di dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah harus dilakukan pendekatan yang edukatif dan persuasif agar masyarakat dapat memahami syariat secara bertahap.

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi

“Pelatihan ini sebenarnya bagian dari tugas penegakan syariat islam sebagai pemberdayaan umat dan masyarakat sekitar,” tegas Bupati.

Sarkawi juga mengharapkan, Takmir adalah sebagai pelayan jemaah masjid, makanya seorang Takmir harus memberikan perhatian yang lebih, khususnya dalam hal melayani segala kebutuhan yang berkaitan langsung dengan upaya pemakmuran Masjid.

“Dan ingat, Masjid tidak boleh membebani jemaahnya, namun Masjid itu adalah untuk mensejahterakan jemaah dan masyarakat dan memberdayakanya terutama dalam hal keagamaan,” pesan Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengharapkan, melalui para pengurus ia berharap Masjid itu juga dapat, mencerahkan, menyemangati, mencerdaskan jamaah.

"Takmir Masjid disamping mengarahkan jamaahnya agar memiliki aqidah yang kuat, juga berkwajiban mendorong jamaahnya agar senantiasa menjaga kerukunan diantara warga masyarakat. Suasana kerukunan haruslah diciptakan sedemikian rupa sehingga masalah-masalah perbedaan faham tidak harus menjadi hambatan di dalam kehidupan bersama,"tegas Sarkawi.

Diakhir acara Bupati juga menyerahkan piagam kepada para peserta secara simbolis yang diterima oleh Ketua Umum BKPRMI Kabupaten Bener Meriah.

Hadir dalam acara Penutupan Pelatihan tersebut Kepala Dinas Syariat Islam Taslim SAg MSos, Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Aceh, Dr Mulia Arahman, Ketua Umum DPW BKPRMI Kabupaten Bener Meriah Tgk Suhada SPdi ,Kepala Bagian Humas dan Protokol Hasyimi IB SKM MKes,Para Peserta Takmir Masjid serta undangan lainnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...