Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Bersama Ketua Banleg

Bupati Bener Meriah Temui Direktur Pembiayaan KUR

ISTIMEWABupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi didampingi ketua Badan legeslasi (Banleg) DPRK Bener Meriah Zulham temui direktur pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian Ir Indah Megawati MP
A A A

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi didampingi ketua Badan legeslasi (Banleg) DPRK Bener Meriah Zulham temui direktur pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian Ir Indah Megawati MP di Kantornya. Kamis ( 18/3/2021 )

Tujuan orang nomor satu di Kabupaten penghasil kopi arabika itu untuk menemui direktur pembiayaan KUR tidak lain untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menyampaikan, untuk pemberdayaan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bener Meriah baik bagi usaha mikro, maupun kecil dan menegah dan terciptanya lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat Bener Meriah tujuannya untuk penangulangan kemiskinan.

“Tujuan kita adalah untuk meminta program KUR petani kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian untuk para petani kita yang saat ini memang sangat membutuhkan, sesuai dengan batas dan limit yang telah ditentukan bagi para petani yang kesulitan modal usaha, melalui pinjaman KUR sesuai dengan kebutuhan mereka,"kata Sarkawi.

Sarkawi menambahkan, untuk meningkatkan perekonomian, petani harus dibantu salah satunya melalui dana KUR ini, dan disamping itu tentunya juga penyedia barang (Opteker) yang akan membantu, disamping itu keseriusan para petani kita juga sangat dituntut.

"Dengan adanya dana KUR nantinya, petani - petani kita harus dikawal dari awal sampai akhir, serta menggandeng stakeholder terkait untuk mendukung petani, misalnya petani kekurangan dana, maka akan melibatkan pihak-pihak terkait, dan akan pendamping atau opteker (penyedia barang) terhadap hasil panen petani,"ujarnya.

“Kita berharap kepada pemerintah pusat melalui Drektur pembiayaan KUR Pertanian Kementerian Pertanian RI, agar Kabupaten Bener Meriah bisa merealisasikan dan KUR,"harap Bupati.

Ditambahkan Sarkawi, seperti diketahui bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit untuk pembiayaan modal kerja baik untuk perorangan, kelompok usaha yang tentunya produktif seperti pertanian, peindustrian, kehutanan dan lainnya.

“Dengan adanya Dana KUR, para petani kita yang kesulitan dana sudah pasti bisa terbantu,” tandasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...