Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Bersama Forkopimda Plus

Bupati Bener Meriah Bagikan Masker Kepada Jamaah Shalat Jumat

SAMSUDDINPembagian masker kepada jamaah shalat jumat
A A A

BENER MERIAH – Dalam rangka mengimpelentasikan Intruksi Presiden (Inpres) nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona virus disease 2019. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah sosialisasikan gerakan bersama memakai masker, Jumat ( 4/9/2020).

Dari pantauan media ini di Masjid Babussalam Simpang tiga redelong, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi didampingi Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK, Dandim 0119 Bener Meriah Letkol Inf Valyan Tatyunis, Kepala Dinas LHK Aceh Ir Sahrial, Ketua MPU Bener Meriah, Wakil I DPRK Bener Meriah Tgk Husnul Ilmi, Sekda Bener Meriah Drs Haili Yoga M Si, Perwakilan Kejari Bener Meriah, Ketua TP-PKK Bener Meriah Ny Hikmah Sarkawi, para Asisten Setdakab Bener Meriah dan Kepala SKPK Jajaran Polres Bener Meriah membagikan masker kepada jamaah sholat jumat.

Selain itu, beberapa personel Polres Bener Meriah bersama anggota TP-PKK dan DWP Kabupaten Bener Meriah juga memberikan masker serta stiker kepada pengunan jalan kendaraan dua maupun kendaraan emapat yang melintas di jalan depan Masjid Babussalam simpang Tiga Radelong.

“Hari ini di Bener Meriah kita lakukan gebrakan masker Aceh atas perintah gubernur Aceh, yang juga hari ini hadir ditengah-tengah kita kadis LHK Aceh dan untuk hari ini kita melakukanya di masjid-masjid secara serentak diseluruh Kabupaten Bener Meriah dan juga ke beberapa masyarakat kampung di beberapa titik," kata Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi kepada wartawan.

Dikatakan orang nomor satu di Kabupaten penghasil kopi arabika itu, mudah-mudahan masyarakat dapat menggunakan ini dengan baik dan masyarakat Bener Meriah terhindar dari wabah Covid-19.

Menurut Sarkawi, masker yang dibagikan tersebut diberikan Pemerintahan Aceh dan digabungkan stok yang ada di Bener Meriah untuk di bagikan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, mantan MPU Bener Meriah itu mengatakan, ada 3M yang harus dingat diantaranya memakai masker, mencuci tanggan, dan menjaga jarak.

“Untuk saat ini kasus terkonfirmasi postif di Aceh hampir mencapai dua ribuan kasus, untuk itu kita tidak ingin itu bertambah apalagi di Kabupaten Bener Meriah," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK ) Provinsi Aceh, Ir Sahrial mengatakan, sebanyak 1 juta masker hari ini didistribusikan kepada seluruh Kabupaten/kota Se-Aceh untuk tahap awal dibagikan untuk jamaah shalat jumat di masjid-masjid.

Selain itu, ia juga memberikan spanduk dan stiker yang diteruskan pihak kabupaten kepada pihak kecamatan, semnatara pihak kecamatan memberikan kepada pihak kampung.

Sahrial menambahkan, untuk langkah selanjutnya akan berlanjut ke menasah-menasah atau kekampung-kampung yang tidak ada masjid melalui pihak kampungnya.

“Selain dari pemerintah Aceh, ada juga bantuan masker CSR peruhaan-perusahan yang ada di Aceh dan dalam hal ini mareka sengat mendukung," tambahnya.

Untuk Bener Meriah sendiri, masker kain yang diserahkan sebanyak 36 ribu buah, ditambah spanduk dua buah untuk Kampung dan stiker.

"Geberakan masker Aceh itu dilaksanakan karena akhir-akhir ini lonjakan kasus terkonfirmasi di aceh sangat tinggi, dan kita tidak tau lagi apakah orang-orang yang berada disekitar kita benar-bener tidak terjangkit virus corona," tutupnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...