Enam unit rumah di Desa Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara ludes terbakar, Senin (1/3/2021). Satu diantaranya merupakan rumah pribadi wakil bupati Aceh Tenggara. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut. "Dalam kejadian kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB siang, api baru dapat dipadamkan setelah empat unit mobil damkar dikerahkan kelokasi kebakaran," ungkap Asbi.

Peringati HPN ke-75

Bupati Aceh Tengah Harap Wartawan Promosi Pariwisata Gayo

SAMSUDDINBupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar memotong tumpeng
A A A

ACEH TENGAH – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tengah memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 dengan mengusung tema “Pers Dorong Pariwisata Gayo".

HPN ke-75 yang digelar PWI Aceh Tengah tersebut diwarnai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar didampingi Ketua PWI Aceh Tengah Jurnalisa dan Penasehat PWI Aceh Tengah Julihan Darussalam.

Selain itu, juga diberikan penghargaan kepada tiga Jurnalis senior di Kabupaten Aceh Tengah, diantaranya H Hamid Mien Tosa diwakili Julihan Darussalam, Rizal Pangeran diwakili oleh Karmiadi, dan Zulkifli Rahmat diwakili Eri Tanara sebagai bentuk penghargaan PWI Aceh Tengah atas didikasi dan bimbingannya terhadap Jurnalis di Gayo selama ini.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dalam sambutanya meminta para insan pers di Kabupaten Aceh Tengah harus kritis dan objektif dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas.

“Jangan tebang pilih, wartawan harus mengkeritiki pemerintah demi kemajuan dan pembanguan daerah ini, dan kami siap dikritik karena tanpa adanya kritik yang membangun kita tidak akan berkembang,"kata Shabela Abubakar.

Shabela juga menyampaikan, selama ini kepemimpinanya bersama Firdaus telah banyak mendapat penghargaan (Prestasi) namun agak kurang dipublis.

"Kita telah banyak mendapat prestasi, hanya saja kurang dipublis ke publik,"sebut Shabela.

Shabela berharap, insan pers turut andil dalam memperomosikan Pariwisata dan potensi yang dimiliki daerah ini.

Sebelumnya, Ketua PWI Aceh Tengah, Jurnalisa menyampaikan, peringatan HPN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini HPN diperingati dengan kesederhanaan.

“Tahun lalu dilaksanakan kami menghadiri HPN di Kaliman Selatan yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, tahun ini karena kita dirundung wabah pendemi Covid-19 semua agenda secara nasional yang seharusnya tahun 2021 ini HPN di peringati di Sulawesi Utara, terakhir oleh Ketua PWI Pusat ditarik ke DKI yang digelar secara internal secara Daring,“ kata Jurnalisa.

Jurnalisa menambahkan, untuk tahun ini Presiden RI Joko Widodo menyapa pengurus PWI Aceh dari atas kapal Aceh hebat 2 di Ulee Lhee, Banda Aceh.

“Langsung Jokowi menyapa Gubernur Aceh dan segenap pengurus PWI Aceh,"ungkap Wartawan Harian Rakyat Aceh itu.

Perkembangan media sejauh ini, lanjut Jurnalisa, dengan tekhnologi semakin cangih banyak mengalami Diskrusi, diskrusi dalam artian munculnya media-media sosial dan media sosial lainya dengan bermacam bentuk sehingga persaingan ketat media semakin “sehat“ sebenarnya tetapi perusahan-perusahan pers yang berdiri tegap hari ini banyak mengalami kendala.

"Seperti yang kita ketahui, media menstrim (Media Koran) di beberapa Kabupaten mulai berjatuhan akibat persaingan media sosial dan media-media lainnya,"tutur Jurnalisa.

Dalam memperingati HPN ke-75 ini, mengambil tema “Pers Mendorong Pariwisata Gayo“ artinya Pers Aceh Tengah juga punya andil besar dalam mendorong Pariwisata lokal ini dengan mengikutsertakan seluruh elemen.

“Dua tahun belekangan ini kami melihat, kunjungan wisatawan ke Aceh Tengah makin meningkat, sehingga banyak lokasi penginapan di kota dinggin ini tidak mencukupi lagi. Justru itu perlu membangun sport-sport baru atau Homestay-homestay yang alhamdulilah Pemerintah Aceh tengah mengeratiskan izin untuk pembangunan homestay,"imbuh Jurnalisa.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...