Bantuan Jaring ikan bersumber APBK tahun anggaran 2020 senilai Rp 1,4 Miliar yang diserahkan untuk kelompok nelayan kakap putih Kecamatan Seuneddon Kabupaten Aceh Utara diduga bermasalah. Mencuatnya aroma bermasalah bantuan jaring ikan untuk para nelayan tersebut, berdasarkan informasi yang diterima media ini dari kalangan masyarakat. “Bantuan jaring ini sudah diserahkan kepada nelayan sebanyak 144 orang dari jumlah usulan 166 orang, karena dipangkas anggaran faktor pandemi, maka yang mendapat bantuan 144 orang. Berupa bantuan lima lembar jaring, 30 kg timah pemberat dan pelampung jaring,” jelasnya Kamis (21/01/2021).

Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Kepada UMKM

ISTIMEWABupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali
A A A

ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar  Ir H Mawardi Ali menyerahkan bantuan kepada UMKM perorangan dan kelompok binaan pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Adapun ratusan jenis bantuan untuk UMKM terdiri dari mesin jahit, mesin cangklong, fiber, oven, dan mixer.

Kemudian bantuan yang diserahkan oleh bupati di gedung Dekranasda Aceh Besar, Gani, Ingin Jaya tersebut diterima secara simbolis oleh para pelaku usaha, Selasa (15/12/2020).

Setelah menyerahkan bantuan, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali berharap kepada pengrajin yang sebelumnya telah dibina, agar dapat memanfaatkan bantua secara maksimal mungkin, sehingga dengan bantuan ini dapat membangkitkan ekonomi.

"Harapan kita yang paling utama bagaimana dunia usaha para penerima dan daerah kita bisa terus berkembang, apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini, kita terus berupaya dan semangat," ujarnya.

Mawardi juga mengingatkan bahwa ada pelaku usaha ada yang telah dilatih untuk menggunakan peralatan inovasi baru dalam memproduksikan barang dagangan.

"Nah karenanya Pemkab Aceh Besar mendukung penuh usaha yang sedang di kembangkan UKMK," kata Mawardi.

Bupati Mawardi menuturkan dirinya optimis UMKM Aceh Besar akan bangkit dan berkembang, pasalnya di Aceh Besar terdapat 5.000 UMKM yang tersebar di 23 Kecamatan yang sedang berjalan dan terus mendapatkan.

Ia meminta kepada warga masyarakat dan stakeholders untuk membeli produk-produk lokal. Dengan begitu menurut Mawardi, ekonomi daerah akan terus berputar.

"Kepada seluruh jajaran, saya minta untuk terus berbelanja produk daerah kita sendiri, supaya perputaran ekonominy bisa bagus, dan pelaku usaha juga jangan takut untuk berinovasi, karena itu bisa menambah daya saing dan daya tarik konsumen selain, pendapatan juga bisa meningkat," imbuh bupati Mawardi Ali.

Proses pembinaan dan pengawasan tetap dilakukan

Sementara itu, Pelaksana tugas kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Aceh Besar, Darmansyah menuturkan, bahwa seluruh bantuan yang diserahkan hari ini untuk pelaku usaha, berupa Mesin jahit untuk 80 pengrajin, dan peralatan kerajinan kepada 55 orang pengrajin di kecamatan Leupung dan Mesjid Raya, Fiber Cooler Box untuk 80 pedagang ikan bakar.

Selain itu ada bantuan kemasan untuk 85 pengusaha kue, mesin cangklong untuk 8 kelompok usaha di Indrapuri, serta bantuan oven, kemudian ada juga mixer untuk 6 kelompok di kecamatan Peukan Bada.

Darmansyah menjelaskan, bahwa pihaknya akan segera mendistribusikan.

Namun katanya, pemda Aceh Besar tidak hanya memberi bantuan, tapi juga pemanfaatan seluruh peralatan akan terus dimonitor perkembangan kedepan.

"Seluruh bantuan ini akan segera kita salurkan pasca penyerahan simbolis dan setelah itu proses pembinaan dan pengawasan kemajuan UMKM juga terus kita lakukan sebagai komitmen memajukan perekonomian daerah," ujar Darmansyah.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...