Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Reses Parsitisifatif

Bukti Dewan Banda Aceh Peduli Pendidikan

Dok TatiAnggota DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara saat menyapaikan sambutannya dalam rangka reses partisifatif
A A A

BANDA ACEH – Akibat dampak pandemi COVID – 19 membuat para siswa saat ini harus mengikuti proses belajar mengajar secara daring.

Proses belajar mengajar tidak bisa langsung bertatap muka di kelas dengan guru,akan tetapi para siswa menggunakan media internet untuk proses belajar mereka.

Disisi lain, banyak para orang tua murid mengingingkan agar belajar tatap muka tetap dilanjutkan, kendati harus menerapkan protokol kesehatan.

Itu sebabnya, dalam rangka reses partisifafif anggota DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara menghadirkan para penyelenggara pendidikan di Kota Banda Aceh maupun para pihak lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, saling menyampaikan beragam penjelasan baik dari sisi pendidikan, maupun kesehatan.

"Kita mengundang para pihak yang memang bisa memberi masukan yang siginfikan untuk mengisi pendidikan di Kota Banda Aceh saat ini, ada sepuluh lembaga yang kita undang," kata Tati, Jumat (23/10/2020).

Dari lembaga-lembaga yang hadir, kata Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh ini memang fokus untuk memberi perhatian kepada dunia pendidikan, khususnya Kota Banda Aceh.

"Untuk keputusan sekolah tatap muka atau tidak memang sudah barang pasti tidak hanya melibatkan dinas pendidikan semata, walau leading sektor utamanya adalah mareka. Nah sebagai mitra dengan dinas pendidikan saya lihat usaha yang dilakukan sudah barang tentu seseuai dengan kewenagan yang ada,"kataya.

Lihat postingan ini di Instagram

Ketua IV DPRK Banda Aceh Peduli Pendidikan Akibat dampak pandemi COVID – 19 membuat para siswa saat ini harus mengikuti proses belajar mengajar secara daring. Proses belajar mengajar tidak bisa langsung bertatap muka di kelas dengan guru,akan tetapi para siswa menggunakan media internet untuk proses belajar mereka. Disisi lain, banyak para orang tua murid mengingingkan agar belajar tatap muka tetap dilanjutkan, kendati harus menerapkan protokol kesehatan. "Kita mengundang para pihak yang memang bisa memberi masukan yang siginfikan untuk mengisi pendidikan di Kota Banda Aceh saat ini, ada sepuluh lembaga yang kita undang," kata Tati, Jumat (23/10/2020). #wartadprcom #acehimagecom #mediaacehcom

Sebuah kiriman dibagikan oleh WARTA DPR (@wartadprcom) pada

Pun demikian, ia mengharapkan wabah ini segera berakhir agar semua sektor lainnya bisa berjalan dengan maksimal. Namun disisi lain, kata dia, Pemerintah pusat sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk melakukan pengadaan vaksin.

"Satu tadi nampaknya akan segera ada pengadaan vaksin, mungkn kalau vaksin ini sudah bisa membuat penurunan di Banda Aceh akan segera kita buat sekolah tatp muka," ujarnya.

"Mungkin untuk saat ini kita harus bersabar dulu," sebut politisi PKS ini.

(ADV)

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...