Zikrayanti, MLIS, PhD (Cand) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 23 September 2021 episode 10 Tahun ke II dengan tema: Terkait Vaksin Siswa, Wali Murid Minta Gubernur Pecat Kadisdik Aceh, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Budidaya Lebah Madu Berpotensi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

istimewaDPMG Aceh, gelar pelatihan budidaya lebah madu
A A A

BENER MERIAH – Budidaya lebah madu di Kebun Kopi sangat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bener Meriah.

Oleh karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG ) Aceh memberikan pelatihan kepada kelompok ternak lebah madu di daerah penghasil kopi arabika Gayo itu untuk memaksimalkan potensi tersebut.

Kepala DPMG Aceh, melalui Kabid Ekonomi Masyarakat Gampong (PEMG ) DPMG Aceh, T  Zulhusni menyabutkan, guna untuk meningkatkan kapasitas kelompok budidaya lebah  madu di Kabupaten Bener Meriah pihaknya menyelengarakan pelatihan.

“Dalam pelatihan ini, selain memberikan materi kepada peserta terkait asupan makanan lebah juga melakukan praktek terjun kelapangan.” Kata Zulhusni, Selasa, 31 Agustus 2021

Ia menjelasan, dilapangan langsung dilakukan praktek cara pemindahan lebah dari gelodok ke stup oleh peserta yang dipandu pemateri.

Kemudian, setelah proses pemindahan lebah dari gelodok ke stup, peserta diberi pemahaman cara memanen madu dari stup dan cara penyaringan madu dari sarang lebah ke alat-alat ekstrator. Jelas Kabid PEMD itu

“Guna hasilnya lebih berkualitas, pemateri juga mengajarkan para peserta tata cara pembersihan serta pengenalan hama-hamanya. “Yang paling penting dalam menjaga kualitas madu yakni dengan memilik pakanya melaui serbuk bungga.”

“Kita yakin, lebah madu jenis Apis Cerana yang dibudidayakan oleh kelompok di Bener Meriah ini kualitas madunya sangat baik. Karena disini para petani membudidaya lebah madu di kebun kopi yang kita yakini kaya dengan asupan serbuk sari buat lebah menghasilkan madu.”ungkapnya

Menurutnya, dalam satu stup (Kotak ) dapat menghasilkan madu mencapai 1 sampai 2 kilo sekali panen untuk lebah jenis Apis Cerana, dan untuk pemanenanya tergantung musim, kalau panas panennya dua Minggu sekali.

“Bahkan, jika disekeliling terdapat banyak bungga maka akan lebih cepat dapat sari pati madu yang dihasilkan. Untuk itu Kabupaten Bener Meriah ini sangat perotensi untuk mengembangakan budidaya lebah madu karena selain kopi juga ada pohon pokat dan bungga-bungga lainya. Sebut Zulhusni

Lebih lanjut dikatanya, untuk saat ini, pihaknya berencana akan  membina 14 kelompok di Aceh, untuk yang sudah mengikuti pelatihan sebanyak tiga angkatan atau enam kelompok.

Untuk Bener  Meriah sendiri ada sebanyak delapan kelompok, Takengon dua kelompok, di Abdia ada dua kelompok dan Aceh Selatan ada dua kelompok. Bebernya

Dikatakanya, jika para kelompok ternak madu di Bener Meriah ini serius menekuninya kita yakin setiap warga luar daerah yang berwisata ke wilayah tengah ini akan berburu madu untuk oleh-oleh. “Karena madu disini cukup spesial lantaran banyak cita rasanya, ada rasa kopi, pokat “ paparnya []

Komentar

Loading...