Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Sosialisasikan Prokkes

Brimob Kompi 3 Bataliyon B Pelopor Gelar Saweu Sikula

Dok Brimob Kompi 3 Bataliyon B Pelopor Polda Aceh Personel Brimob tersebut mensosialisasikan pentingnya mengunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan.
A A A

BENER MERIAH – Peran aktif Brimob Kompi 3 Bataliyon B Pelopor dalam mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 bagi kalangan pelajar terus dilakukan.

Seperti yang dilakukan pada kegiatan saweu sikula, Kamis (18/3/2021) di SMA Negeri Binaan Bener Meriah. Personel Brimob tersebut mensosialisasikan pentingnya mengunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan.

Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani melalui Danki 3 Batalyon B Pelopor, Iptu Tri Andiana mengatakan, Saweu Sikula (Mengunjungi Sekolah) adalah kegiatan himbauan dan sosialisasi tentang Protokol Kesehatan di SMA Negeri Unggul Binaan Bener Meriah ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Aceh untuk masyarakat dan menekan penyebaran covid-19 di sekolah-sekolah.

“Kita menghimbau dan mengajak para siswa-siswi SMA Negeri Binaan agar selalu mengunakan masker pada saat proses belajar mengajar berlangsung, selalu mencuci tangan sebelum melaksanakan kegiatan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar,"kata Iptu Tri Andiana.

Ia berharap melalui sosialisasi yang dilakukan pihaknya dapat memberikan edukasi kepada siswa-siswi tentang tata cara pengunaan masker yang benar. Disisi lainya memberikan informasi kepada para siswa tentang bahaya dari Virus Corona.

"Semoga kegiatan Saweu Sikula serta Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19 selama masa Wabah masih berkembang ini akan dilaksanakan dari satu sekolah ke sekolah lainnya terus berjalan,"tutup Iptu Tri Andiana.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...