Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Brimob Kompi 1 Batalyon B Pelopor Asah Kemampuan Personel

SAID AQIL AL MUNAWARPersonel Satbrimobda Aceh Kompi 1 Batalyon B Pelopor melaksanakan latihan rutin mengasah kemampuan penguasaan senjata api dalam menembak
A A A

LHOKSEUMAWE - Tiada hari tanpa latihan. Kegiatan ini menjadi motto dari Korps Brimob Polri atau yang dikenal dengan Korps Baret Biru.
Seperti halnya kegiatan Personel Satbrimobda Aceh Kompi 1 Batalyon B Pelopor melaksanakan latihan rutin mengasah kemampuan penguasaan senjata api dalam menembak, Sabtu (22/08/2020).

Kegiatan latihan menembak rutin tersebut dilaksanakan bertempat di Lapangan Tembak Mako Batalyon B Pelopor yang dipimpin langsung oleh Danki 1 Batalyon B Pelopor Iptu Muhammad Nafis Luthfy SH, serta didampingi dan diawasi langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani dan Pasi Ops Batalyon B Pelopor Iptu Zulfikar SH ini berjalan lancar.

Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani menyampaikan, latihan asah kemampunan ini menggunakan senjata serbu jenis AK 101. Materi yang dilatih adalah menembak jarak 100 meter dengan sikap tiarap, duduk dan berdiri.

Dimana sebelum latihan, personel terlebih dahulu diingatkan untuk tetap menjalankan SOP penggunaan senjata api pada setiap pelaksanaan kegiatan. tujuannya untuk meningkatkan kemampuan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan, agar terhindari kesalahan prosedur dalam penggunaan senjata api.

"Latihan menembak ini merupakan program rutin yang dilaksanakan Brimob yang bertujuan agar personel Polri terampil dalam menggunakan senpi yang mereka pegang masing-masing dan bertanggung jawab atas senpi tersebut,"sebut AKBP Ahmad Yani.

Ia menjelaskan, karena senjata api digunakan untuk pelaksanaan tugas dalam rangka memelihara ketertiban masyarakat dan melindungi masyarakat dari ancaman yang membahayakan jiwa. Sebagai wujud dari tugas pokok dan fungsi Brimob dalam menangani kejahatan berintensitas tinggi. Serta sebagai wujud Bakti Brimob Untuk Masyarakat.

"Pemegang senjata api dituntut untuk memiliki pengetahuan yang baik tentang prosedur-prosedur penggunaan senjata api. Sehingga dalam menjalankan tugas, tidak ditemukan lagi pelanggaraan yang mengarah pada penyalahgunaan senjata api. Harapan kami semoga kegiatan yang sudah terlaksana ini dapat bermanfaat untuk personil Brimob sehingga profesional dalam pelaksanaan tugas,"tutup Danyon B Pelopor.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...