Enam unit rumah di Desa Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara ludes terbakar, Senin (1/3/2021). Satu diantaranya merupakan rumah pribadi wakil bupati Aceh Tenggara. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd Asbi, dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut. "Dalam kejadian kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB siang, api baru dapat dipadamkan setelah empat unit mobil damkar dikerahkan kelokasi kebakaran," ungkap Asbi.

BPS Catat Nilai Tukar Petani di Januari 2021 Naik 0,01%

ShutterstockIlustrasi
A A A

JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Januari 2021 mencapai 103,26 atau naik 0,01% jika dibanding NTP pada bulan sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,45% atau lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang hanya sebesar 0,44%.

"Indeks yang diterima petani meningkat 0,45% sementara yang dibayarkan meningkat 0,44%," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangannya, (1/2/2021).

Sebelumnya pada bulan Desember 2020 nilai NTP juga naik hingga mencapai 103,25 dengan subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,01%. Kenaikan terjadi karena indeks yang diterima petani di sektor tersebut mencapai 1,34%, sedangkan indeks yang dibayarkan hanya 0,33%.

"Adapun komoditas yang mempengaruhi kenaikan indeks yang diterima petani hortikultura sebelumnya adalah cabai rawit, cabai merah, tomat, kol, kubis, wortel, kentang, jeruk dan cabai hijau," katanya.

Sebagai informasi, NTP adalah perbandingan harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan indikator untuk melihat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Petani tergolong sejahtera jika NTP di atas 100.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) yang merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal pada Januari 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 0,01% atau sebesar 104,01 jika dibanding NTUP pada bulan sebelumnya.

Mengenai hal ini, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa produksi pertanian sejauh ini terus mengalami pertumbuhan positif, meski Indonesia tengah dilanda pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.

"Kementan berkomitmen akan terus bekerja keras meningkatkan produksi pertanian, juga meningkatkan kesejahteraan para petani," tutupnya.

Sumber:Detik.com
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...