Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), Dr. Samsuardi, MA, menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 3 Oktober 2022 episode ke 13 Tahun ke 3 dengan tema: Benarkah di Bawah Tangan Alhudri Pendidikan Aceh Terpuruk? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

BPP Datu Beru Bener Meriah Terima Penghargaan dalam Sarasehan Petani Milenial 2022

IstMentan serahkan paigam penghargaan kepada koordinator BPP Datu Beru, Bener Meriah, Aceh
A A A

ACEHIMAGE.COM - Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Datu Beru Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah raih juara I kategori BPP berprestasi tahun 2022.

Penghargaan tersebut ditarima Koordinator BBP Datu Beru, Zakaria S ST yang diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam acara Sarasehan petani milenial tahun 2022 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta, Senin 29 Agustus 2022.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah, Ir Nurisman melalui Kabid Pangan dan Penyuluhan, Salawati SP M Ap.

Menurut Salawati, ada beberapa dari Aceh masuk nominasi penilaian baik kategori, Gapoktan, Penyuluh, BPP namun hanya BPP Datu Beru dari Bener Meriah mewakili Aceh yang berhasil meraih juara I kategori BPP berprestasi.

“Mudah-mudahan dengan prestasi yang diraih BPP Datu Beru tersebut dapat memotivasi BPP dan kelompok tani yang ada di Bener Meriah untuk terus berinovasi dalam dunia pertanian,”pinta Salawati.

Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah, Ir Nurisman menyampaikan, profil  BPP Datu Beru Lampangan, Kecamatan Timang Gajah dengan wilayah kerja meliputi 30 Kampung  dan  luas wilayah 9.228 ha,  yang terdiri dari, perkebunan kopi 4.027 ha, sawah 189 ha, tegalan 145,5 ha dan 35 ha Kakao.

BPP Datu Beru di bawah Koordinator dengan jumlah penyuluh sebanyak 19 orang membawahi  203 Kelompok Tani, diantaranya, 36 Kelompok wanita tani  dan 1 Kelembagaan Ekonomi Petani. Dengan komoditas utama tanaman pangan meliputi, padi 189 ha, jagung 25 ha, tanaman Hortikultura berupa sayuran bawang merah 25 ha, cabai merah 141 ha, tomat 1,5 ha,  buah – buahan yang terdiri dari pisang 11 ha dan  jeruk  36,5 ha, terang Ir. Nurisman.

“Yang membuat bangga Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah terhadap  BPP Datu Beru, terdapat dua kelompok tani yang sudah mendapatkan Sertifikasi yaitu Kelompok Tani Karya Tani dengan Sertifikasi Prima 3 Cabai Rawit dan Sertifikasi Produsen Bawang Merah yang diberikan oleh Ketua Otoritas Kompetensi yang juga selaku Kepala Dinas Pangan Aceh Cut Yusminar,”ungkap Nurisman.

Nurisman juga menerangkan, Kelompok Tani yang menerima bantuan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe  yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Keladi Kampung Blang Kucak, Kecamatan Wih Pesam yang menerima bantuan Saprodi Cabai Merah bersama dengan Kelompok Tani Pesantren Nurul Islam.

“Untuk KWT Keladi dari Kampung Blang Kucak ini adalah rekomendasi dari Pemkab melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bener Meriah sedangkan untuk Kelompok Tani Pesantren Nurul Islam ini rekomendasi langsung dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe,” jelas Nurisman.

Kedua Kelompok Tani tersebut sudah menerima langsung bantuan dari BI berupa bantuan Bibit Cabe Merah dan Saprodi yang diserahkan langsung Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe dan disaksikan langsung oleh Pj Bupati Bener Meriah. Pungkas Nurisman.[]

Komentar

Loading...