BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Masih Hadapi Masalah

HT ANWAR IBRAHIMPenyerahan santunan kepada dua ahli waris pesera BP Jamsistek.
A A A

BANDA ACEH -Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Banda Aceh Awalul Rizal mengatakan, dalam pelaksanaan menambah jumlah kepesertaan ada beberapa tantangan yang dihadapi BPJS Ketenagakerjaan.
Salah satunya mengenai faktor kemampuan keuangan masyarakat, selain dukungan pengusaha dan regulasi yang belum maksimal.

Hal itu diungkapkan Awalul Rizal pada saat sosialisasi kenaikan manfaat program BP Jamsostek bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, di Kantor PWI Aceh, Banda Aceh, Rabu 11 Maret 2020.

Kendala kemampuan keuangan masyarakat misalnya, jelas Awalul Rizal, sering dijadikan alasan utama masyarakat belum mau mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Terutama untuk sektor pekerja informal. Karena di sektor ini jumlah pekerjanya cukup banyak dan rentan terhadap kecelakaan kerja. Sehingga, perlu para pekerja informal membekali diri dengan mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kendalanya tersebut terkait dengan sosialisasi dan edukasi serta kemauan dan kemampuan masyarakat.

Kemauan dari masyarakat atau pekerja untuk dengan sadar mau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Nah, yang lainnya soal kemampuan membayar iuran tiap bulannya, ini banyak disampaikan masyarakat ketika ditawari masuk jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Awalul Rizal.

Namun Awalul Rizal menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan.

Sampai dengan saat ini, peserta yang terdaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan wilayah Aceh mencapai 2,3 juta peserta aktif.

"Jumlah tersebut diluar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri," kata Awalul Rizal kepada acehimage.com.

Lebih lanjut Awalul Rizal mengatakan hambatan lain yang dihadapi untuk menjaring peserta adalah para pekerja belum paham manfaat menjadi peserta lembaga tersebut.

"Kurangnya para pekerja informal belum mau menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan karena memang mereka belum tahu hak-hak yang harus diperoleh saat menjadi anggota," katanya.

Namun Awalul Rizal, mengatakan saat ini BP Jamsostek memiliki kenaikan manfaat bagi peserta BP Jamsostek, seperti jaminan kecelakaan kerja maupun kematian.
Kemudian, beasiswa kepada ahli waris dari peserta yang mengalami kecelakaan atau meninggal dunia.

Sementara itu BPJS juga megandeng pihak lain untuk menarik pekerja informal.

"Kita tidak bisa kerja sendiri. Misalnya saat ini kita bekerjasa dengan mitra lain, seperti The Pade Hotel sebesar 30%, Ayani Hotel sebesar 35%, dan beberapa hotel lainnya yang ada di Banda Aceh.

"Kita butuh pihak lain juga untuk membantu menarik pekerja informal dan formal untuk bergabung bersama kami. Jadi  BP Jamsostek Banda Aceh tidak hanya mengutip iuran dari peserta. Tetapi juga menjalin kerja sama dengan mareka (pengusaha)," ujarnya .

Artinya, jika peserta BP Jamsostek menginap di hotel-hotel yang menjalin kerja sama, maka cukup menunjukan kartu peserta BP Jamsostek untuk mendapatkan manfaatnya.

Awalul Rizal juga menjelaskan, bahwa sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah, juga telah memberikan dukungan terkait jaminan tenaga kerja kepada tenaga honorer di Aceh.

Informasi Harus Benar

Sebelumnya Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman mengatakan 600 orang jurnalis atau media yang ada di Aceh harus mendapatkan informasi yang benar dalam menulis tentang BP Jamsostek, supaya wartawan tidak menulis berita hoak," tegas Tarmilin Usman.

Pada saat ini kata Tarmilin, media sedang membenah diri juga berupaya tingkatkan kemampuan dalam meningkatkan profesional sesuai Kode Etik Jurnalistik dan peraturan dewan pers.

"Kenapa hal ini menjadi penting, tentunya agar media terlepas dari jerat hukum," kata Tarmilin.

Pada kesempatan itu, Tarmilin Usman juga mengajak pihak BP Jamsostek bekerjasama dalam membantu meningkatkan kompetensi wartawan agar Sumber Daya Manusia (SDM) wartawan semakin cerdas.

Acara ini juga sekaligus menyerahkan santunan kepada dua ahli waris peserta BP Jamsostek.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...